Seputar Kaltim

    Polres Kukar Kerja Sama dengan Bawaslu dan KPU Pantau Tahapan Pilkada 2024

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 15:26 WITA

    Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Guna memastikan kelancaran dan keberhasilan Pilkada 2024, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berkerjasama dengan Bawaslu dan KPU untuk memantau jalannya tahapan Pilkada 2024.

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah yang mungkin bisa saja timbul.

    "Kita akan terus pantau perkembangan tahapan hingga bulan Februari 2025 mendatang. Tahapan ini juga mencakup pelatihan bagi petugas pemilu, simulasi proses pemungutan suara, dan pengenalan teknologi baru yang akan digunakan," ungkap AKBP Heri Rusyaman Minggu (29/12/2024).

    Ia menyebut, media sosial juga menjadi salah satu sumber informasi penting untuk memahami situasi saat ini. Dengan membaca dan menganalisis masyarakat dapat mengidentifikasi isu-isu yang sedang beredar. menjadi. Hal ini juga membantu merespon informasi yang salah atau menyesatkan.

    Reaksi masyarakat terhadap penutupan tahapan pemilu juga menjadi perhatian utama. Masyarakat memiliki harapan dan kekhawatiran yang perlu diakomodasi. 

    Polres Kukar juga mencoba melakukan pendekatan teknis dengan menggaet terkait. Dinas ini berperan dalam menyediakan fasilitas, logistik, dan sumber daya manusia yang diperlukan. Kolaborasi antar dinas juga penting untuk memastikan bahwa semua aspek pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal.

    "Yang pasti Polres Kukar selalu memastikan bahwa pelaksanaan pemilu berjalan aman, ramai, dan lancar adalah prioritas utama," ungkapnya. 

    Keamanan selama proses pemilu harus dijaga dengan baik, termasuk pengamanan di tempat pemungutan suara dan pengawalan logistik Pilkada.

    "Pemantauan berkelanjutan dan evaluasi yang rutin diperlukan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan memastikan bahwa semua pihak dapat bekerja sama dengan baik," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Polres Kukar Kerja Sama dengan Bawaslu dan KPU Pantau Tahapan Pilkada 2024

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 15:26 WITA

    Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Guna memastikan kelancaran dan keberhasilan Pilkada 2024, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berkerjasama dengan Bawaslu dan KPU untuk memantau jalannya tahapan Pilkada 2024.

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah yang mungkin bisa saja timbul.

    "Kita akan terus pantau perkembangan tahapan hingga bulan Februari 2025 mendatang. Tahapan ini juga mencakup pelatihan bagi petugas pemilu, simulasi proses pemungutan suara, dan pengenalan teknologi baru yang akan digunakan," ungkap AKBP Heri Rusyaman Minggu (29/12/2024).

    Ia menyebut, media sosial juga menjadi salah satu sumber informasi penting untuk memahami situasi saat ini. Dengan membaca dan menganalisis masyarakat dapat mengidentifikasi isu-isu yang sedang beredar. menjadi. Hal ini juga membantu merespon informasi yang salah atau menyesatkan.

    Reaksi masyarakat terhadap penutupan tahapan pemilu juga menjadi perhatian utama. Masyarakat memiliki harapan dan kekhawatiran yang perlu diakomodasi. 

    Polres Kukar juga mencoba melakukan pendekatan teknis dengan menggaet terkait. Dinas ini berperan dalam menyediakan fasilitas, logistik, dan sumber daya manusia yang diperlukan. Kolaborasi antar dinas juga penting untuk memastikan bahwa semua aspek pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal.

    "Yang pasti Polres Kukar selalu memastikan bahwa pelaksanaan pemilu berjalan aman, ramai, dan lancar adalah prioritas utama," ungkapnya. 

    Keamanan selama proses pemilu harus dijaga dengan baik, termasuk pengamanan di tempat pemungutan suara dan pengawalan logistik Pilkada.

    "Pemantauan berkelanjutan dan evaluasi yang rutin diperlukan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan memastikan bahwa semua pihak dapat bekerja sama dengan baik," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)