Seputar Kaltim

    Polres Kukar Gelar Lomba Sumpit, Ratusan Penembak Terlatih Berebut Juara dan Hadiah Puluhan Juta

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Juni 2026 pukul 14:13 WITA

    Para peserta saat mengikuti perlombaan sumpit yang digelar Polres Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 194 peserta sumpit yang terdiri dari 131 putra dan 63 putri tampak antusias mengikuti perlombaan yang digelar Polres Kutai Kartanegara (Kukar) di halaman Mapolres, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (27/6/2026) pagi.

    Dalam perlombaan ini, para peserta berbaris dan saling menunjukkan keterampilan menembaknya menggunakan alat sumpit tradisional. 

    Tidak hanya mengandalkan kekuatan tiupan, para penembak juga dituntut memiliki memiliki ketenangan dan konsentrasi tinggi agar bidikan mereka mengenai sasaran yang telah disiapkan panitia untuk memperoleh nilai terbaik.

    Suasana perlombaan berlangsung meriah, lantaran para peserta tidak hanya berasal dari Kukar saja, tapi juga luar daerah, mulai dari Bontang, Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Kalimantan Utara (Kaltara).

    “Pesertanya ada dari berbagai daerah di Kukar, serta diikuti dari luar daerah, seperti Bontang, Kalbar hingga Kaltara,” ujar Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar.

    Setiap peserta diberi kesempatan melakukan 10 kali tembakan yang dibagi dalam tiga sesi. Pada sesi pertama, peserta melakukan tembakan dengan posisi berdiri. 

    Kemudian sesi kedua dilakukan dengan posisi jongkok, sementara sesi ketiga kembali dilakukan dengan posisi berdiri seperti semula.

    Setiap tembakan yang dilepaskan akan dinilai berdasarkan ketepatan sasaran, sehingga peserta dengan perolehan nilai tertinggi berhak menjadi pemenang dalam perlombaan tersebut.

    “Poin yang paling tinggi itu berada di bagian tengah yaitu 10, jika peserta konsisten tembakannya mengenai angka tertinggi dan nilainya apabila ditotalkan meraih yang terbaik, maka dinobatkan sebagai pemenang,” terangnya.

    Pemenang dalam perlombaan ini akan memperoleh medali dan uang pembinaan sekitar puluhan juta.

    AKBP Khairul Basyar menyampaikan perlombaan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang.

    Selain untuk memperingati HUT ke-80 Bhayangkara, perlombaan ini juga digelar sebagai upaya Polres Kukar turut andil dalam melestarikan budaya lokal, khususnya lomba sumpit yang merupakan olahraga tradisional warisan turun-temurun masyarakat Kalimantan sejak zaman nenek moyang.

    “Melalui lomba sumpit tradisional ini, Polres Kukar ingin berperan dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polres Kukar dan masyarakat, khususnya dari Kukar,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Polres Kukar Gelar Lomba Sumpit, Ratusan Penembak Terlatih Berebut Juara dan Hadiah Puluhan Juta

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    27 Juni 2026 pukul 14:13 WITA

    Para peserta saat mengikuti perlombaan sumpit yang digelar Polres Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sebanyak 194 peserta sumpit yang terdiri dari 131 putra dan 63 putri tampak antusias mengikuti perlombaan yang digelar Polres Kutai Kartanegara (Kukar) di halaman Mapolres, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (27/6/2026) pagi.

    Dalam perlombaan ini, para peserta berbaris dan saling menunjukkan keterampilan menembaknya menggunakan alat sumpit tradisional. 

    Tidak hanya mengandalkan kekuatan tiupan, para penembak juga dituntut memiliki memiliki ketenangan dan konsentrasi tinggi agar bidikan mereka mengenai sasaran yang telah disiapkan panitia untuk memperoleh nilai terbaik.

    Suasana perlombaan berlangsung meriah, lantaran para peserta tidak hanya berasal dari Kukar saja, tapi juga luar daerah, mulai dari Bontang, Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Kalimantan Utara (Kaltara).

    “Pesertanya ada dari berbagai daerah di Kukar, serta diikuti dari luar daerah, seperti Bontang, Kalbar hingga Kaltara,” ujar Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar.

    Setiap peserta diberi kesempatan melakukan 10 kali tembakan yang dibagi dalam tiga sesi. Pada sesi pertama, peserta melakukan tembakan dengan posisi berdiri. 

    Kemudian sesi kedua dilakukan dengan posisi jongkok, sementara sesi ketiga kembali dilakukan dengan posisi berdiri seperti semula.

    Setiap tembakan yang dilepaskan akan dinilai berdasarkan ketepatan sasaran, sehingga peserta dengan perolehan nilai tertinggi berhak menjadi pemenang dalam perlombaan tersebut.

    “Poin yang paling tinggi itu berada di bagian tengah yaitu 10, jika peserta konsisten tembakannya mengenai angka tertinggi dan nilainya apabila ditotalkan meraih yang terbaik, maka dinobatkan sebagai pemenang,” terangnya.

    Pemenang dalam perlombaan ini akan memperoleh medali dan uang pembinaan sekitar puluhan juta.

    AKBP Khairul Basyar menyampaikan perlombaan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang.

    Selain untuk memperingati HUT ke-80 Bhayangkara, perlombaan ini juga digelar sebagai upaya Polres Kukar turut andil dalam melestarikan budaya lokal, khususnya lomba sumpit yang merupakan olahraga tradisional warisan turun-temurun masyarakat Kalimantan sejak zaman nenek moyang.

    “Melalui lomba sumpit tradisional ini, Polres Kukar ingin berperan dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polres Kukar dan masyarakat, khususnya dari Kukar,” tandasnya.

    (Sf/Rs)