Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing saat diwawancarai terkait kasus meninggalnya WBP Lapas Kelas IIA Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang – Polres Bontang tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bontang, berinisial D (25).
Sebab, dari pemeriksaan ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan keluarga korban telah melaporkan hal tersebut dan kasus ini menjadi perhatian serius oleh pihaknya.
"Laporannya sudah masuh dan akan kita tindak lanjuti," ungkapnya.
D ditemukan meninggal pada Senin (10/3/2025) lalu. Berdasarkan hasil visum awal di RSUD Taman Husada Bontang, penyebab kematian korban dikarenakan penyakit.
Namun muncul dugaan kekerasan karena ditemukan luka lebam di tubuhnya, ini diketahui pihak keluarga yang vidionya diunggah pada facabook Nounaa Ichaa.
Namun, polisi belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat tindak kekerasan.
"Kami tidak bisa menduga-duga. Karena ranahnya tenaga medis, kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait perkembangan pemeriksaan" lanjutnya
Terkait dugaan penganiayaan, Polres Bontang juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II Bontang, untuk mengungkap fakta yang terjadi sebelum meninggalnya korban.
“Hal ini juga masih kita selidiki lebih jauh,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing saat diwawancarai terkait kasus meninggalnya WBP Lapas Kelas IIA Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang – Polres Bontang tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bontang, berinisial D (25).
Sebab, dari pemeriksaan ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan keluarga korban telah melaporkan hal tersebut dan kasus ini menjadi perhatian serius oleh pihaknya.
"Laporannya sudah masuh dan akan kita tindak lanjuti," ungkapnya.
D ditemukan meninggal pada Senin (10/3/2025) lalu. Berdasarkan hasil visum awal di RSUD Taman Husada Bontang, penyebab kematian korban dikarenakan penyakit.
Namun muncul dugaan kekerasan karena ditemukan luka lebam di tubuhnya, ini diketahui pihak keluarga yang vidionya diunggah pada facabook Nounaa Ichaa.
Namun, polisi belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat tindak kekerasan.
"Kami tidak bisa menduga-duga. Karena ranahnya tenaga medis, kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait perkembangan pemeriksaan" lanjutnya
Terkait dugaan penganiayaan, Polres Bontang juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II Bontang, untuk mengungkap fakta yang terjadi sebelum meninggalnya korban.
“Hal ini juga masih kita selidiki lebih jauh,” pungkasnya.
(Sf/By)