Seputar Kaltim

    Politisi PKS Samarinda: Jalan yang masih mulus jangan dibaiki terus

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdiato
    29 Agustus 2024 pukul 11:04 WITA

    Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim saat diwawancara usai pelantikan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (28/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim melihat masih banyak infrastruktur jalan yang mesti diperbaiki. Utamanya kondisi jalan yang belum merasakan aspal ataupun semenisasi.

    Namun di sisi lain, ia juga melihat ada jalan yang masih dalam kondisi baik dan nyaman untuk dilalui, mendapat pemeliharaan yang sangat intens. 

    Ia menegaskan prioritas alokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur di kota ini. Menurutnya, fokus utama harus diberikan pada perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan yang masih berada dalam kondisi lumpur atau tanah, daripada memperbaiki jalan yang sudah dalam kondisi baik.

    Poltisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai bahwa langkah tersebut kurang efektif dan tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan infrastruktur secara keseluruhan. 

    Sebaliknya, alokasi dana seharusnya difokuskan pada pembangunan jalan yang masih dalam kondisi kurang memadai, terutama di area yang mendukung kegiatan ekonomi, seperti sentra pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Penting untuk kita memahami bahwa infrastruktur dasar yang memadai akan mendukung akselerasi ekonomi yang lebih baik. Jalan yang menghubungkan sentra-sentra ekonomi harus dibangun dengan baik agar dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM ke pasar,” ungkap Rohim pada media ini di Gedung DPRD Samarinda, Rabu (28/8/2024).

    Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung ekonomi akan membuka lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran. Dengan perbaikan infrastruktur dasar, diharapkan roda ekonomi Samarinda akan berputar lebih optimal, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan merangsang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

    Rohim menambahkan bahwa strategi ini bertujuan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga kota. 
    "Dengan pendekatan ini, diharapkan ada pergeseran positif dalam alokasi anggaran yang lebih bermanfaat dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh kawasan Samarinda," imbuhnya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan tak ada yang salah dengan pemeliharaan jalan yang intens itu, tapi dengan catatan infrastruktur jalan di seluruh wilayah kota ini sudah terpenuhi. 

    "Jadi lebih baik alokasi dana untuk peningkatan di jalan protokol yang masih bisa dinikmati dengan nyaman dialokasikan untuk membangun infrastruktur dasar dan akselerasi ekonomi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Politisi PKS Samarinda: Jalan yang masih mulus jangan dibaiki terus

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdiato
    29 Agustus 2024 pukul 11:04 WITA

    Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim saat diwawancara usai pelantikan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (28/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim melihat masih banyak infrastruktur jalan yang mesti diperbaiki. Utamanya kondisi jalan yang belum merasakan aspal ataupun semenisasi.

    Namun di sisi lain, ia juga melihat ada jalan yang masih dalam kondisi baik dan nyaman untuk dilalui, mendapat pemeliharaan yang sangat intens. 

    Ia menegaskan prioritas alokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur di kota ini. Menurutnya, fokus utama harus diberikan pada perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan yang masih berada dalam kondisi lumpur atau tanah, daripada memperbaiki jalan yang sudah dalam kondisi baik.

    Poltisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai bahwa langkah tersebut kurang efektif dan tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan infrastruktur secara keseluruhan. 

    Sebaliknya, alokasi dana seharusnya difokuskan pada pembangunan jalan yang masih dalam kondisi kurang memadai, terutama di area yang mendukung kegiatan ekonomi, seperti sentra pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Penting untuk kita memahami bahwa infrastruktur dasar yang memadai akan mendukung akselerasi ekonomi yang lebih baik. Jalan yang menghubungkan sentra-sentra ekonomi harus dibangun dengan baik agar dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM ke pasar,” ungkap Rohim pada media ini di Gedung DPRD Samarinda, Rabu (28/8/2024).

    Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung ekonomi akan membuka lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran. Dengan perbaikan infrastruktur dasar, diharapkan roda ekonomi Samarinda akan berputar lebih optimal, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan merangsang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

    Rohim menambahkan bahwa strategi ini bertujuan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga kota. 
    "Dengan pendekatan ini, diharapkan ada pergeseran positif dalam alokasi anggaran yang lebih bermanfaat dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh kawasan Samarinda," imbuhnya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan tak ada yang salah dengan pemeliharaan jalan yang intens itu, tapi dengan catatan infrastruktur jalan di seluruh wilayah kota ini sudah terpenuhi. 

    "Jadi lebih baik alokasi dana untuk peningkatan di jalan protokol yang masih bisa dinikmati dengan nyaman dialokasikan untuk membangun infrastruktur dasar dan akselerasi ekonomi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)