Cari disini...
Seputar Kaltim
Politisi Partai Golkar, Novan Syahronny Pasie. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Politisi Partai Golkar, Novan Syahronny Pasie menegaskan bahwa tidak ada transaksi politik dalam dukungan partai untuk bakal calon gubernur dan wakil, Rudy Mas'ud dan Seno Aji yang akan maju sebagai pasangan dalam Pilgub Kaltim 2024.
Novan menekankan bahwa dukungan diberikan berdasarkan keyakinan partai terhadap visi dan misi yang dipaparkan oleh calon, bukan melalui tawar-menawar politik transaksional.
"Tidak ada tawar-menawar, tapi bagaimana calon ini meyakinkan partai yang akan mengusung mereka untuk bisa memberikan pandangan. Setiap calon pasti memaparkan visi dan misinya di tiap partai. Inilah yang jadi pertimbangan. Jadi tidak ada transaksi seperti yang diduga," jelas Novan, Senin (5/8/2024).
Seperti diketahui pasangan itu telah mengantongi dukungan dari partai-partai besar seperti Gerindra, PKS, PKB, dan tak tertinggal Golkar, partai yang menaungi Rudy Mas’ud.
Terkait isu politik dinasti yang ramai dibicarakan masyarakat di media sosial, Novan menilai kalimat tersebut kurang pas jika diberikan pada Rudy Mas’ud. Ia menjelaskan bahwa jika Rudi Mas'ud menang, hal itu bukan karena penunjukan seseorang, melainkan hasil dari pilihan rakyat sendiri.
"Melihat sanak saudaranya juga menjabat sebagai kepala daerah di daerah lain, yang harus ditekankan adalah semua ini bukan berdasarkan penunjukan seseorang, tapi berdasarkan pemilihan yang dipilih rakyat sendiri. Jadi kalau bicara politik dinasti dalam hal ini saya kira kurang pas, karena ini nantinya berdasarkan pilihan masyarakat," tambahnya.
Pria yang juga duduk di kursi DPRD Kota Samarinda itu yakin, bahwa pasangan Rudy Mas’ud - Seno Aji akan meraih kemenangan dalam Pilgub November mendatang.
"Yakin menang 100 persen," tegasnya.
Selain itu, Novan juga menyebutkan bahwa beberapa partai di luar kursi DPRD telah memberikan dukungannya, seperti PSI dan Partai Prima yang sudah memberikan surat dukungan kepada pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Politisi Partai Golkar, Novan Syahronny Pasie. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Politisi Partai Golkar, Novan Syahronny Pasie menegaskan bahwa tidak ada transaksi politik dalam dukungan partai untuk bakal calon gubernur dan wakil, Rudy Mas'ud dan Seno Aji yang akan maju sebagai pasangan dalam Pilgub Kaltim 2024.
Novan menekankan bahwa dukungan diberikan berdasarkan keyakinan partai terhadap visi dan misi yang dipaparkan oleh calon, bukan melalui tawar-menawar politik transaksional.
"Tidak ada tawar-menawar, tapi bagaimana calon ini meyakinkan partai yang akan mengusung mereka untuk bisa memberikan pandangan. Setiap calon pasti memaparkan visi dan misinya di tiap partai. Inilah yang jadi pertimbangan. Jadi tidak ada transaksi seperti yang diduga," jelas Novan, Senin (5/8/2024).
Seperti diketahui pasangan itu telah mengantongi dukungan dari partai-partai besar seperti Gerindra, PKS, PKB, dan tak tertinggal Golkar, partai yang menaungi Rudy Mas’ud.
Terkait isu politik dinasti yang ramai dibicarakan masyarakat di media sosial, Novan menilai kalimat tersebut kurang pas jika diberikan pada Rudy Mas’ud. Ia menjelaskan bahwa jika Rudi Mas'ud menang, hal itu bukan karena penunjukan seseorang, melainkan hasil dari pilihan rakyat sendiri.
"Melihat sanak saudaranya juga menjabat sebagai kepala daerah di daerah lain, yang harus ditekankan adalah semua ini bukan berdasarkan penunjukan seseorang, tapi berdasarkan pemilihan yang dipilih rakyat sendiri. Jadi kalau bicara politik dinasti dalam hal ini saya kira kurang pas, karena ini nantinya berdasarkan pilihan masyarakat," tambahnya.
Pria yang juga duduk di kursi DPRD Kota Samarinda itu yakin, bahwa pasangan Rudy Mas’ud - Seno Aji akan meraih kemenangan dalam Pilgub November mendatang.
"Yakin menang 100 persen," tegasnya.
Selain itu, Novan juga menyebutkan bahwa beberapa partai di luar kursi DPRD telah memberikan dukungannya, seperti PSI dan Partai Prima yang sudah memberikan surat dukungan kepada pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji.
(Sf/Rs)