Cari disini...
Seputar Kaltim
Korban pengeroyokan di Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur melaporkan kejadian ke Polsek Timur, saat ini dalam penyelidikan. (Foto: Polsek Timur)
Balikpapan – Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir ojek online yang diduga menjadi korban saat berusaha melerai perkelahian sejumlah remaja di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur (Baltim), Selasa (21/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.52 WITA. Korban diketahui bernama Kurniawan Ary Susanto (30), warga Jalan Mulawarman Gang Persatuan RT 033, Kelurahan Manggar Baru.
Kapolsek Baltim, AKP M Chusen mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan dan saat ini kasus tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Baltim.
Menurut Chusen, berdasarkan laporan yang diterima, korban awalnya berupaya menghentikan perkelahian yang melibatkan sejumlah remaja di lokasi kejadian. Namun, korban justru diduga menjadi sasaran kekerasan.
“Salah seorang pelaku diduga memukul korban menggunakan sepotong kayu hingga mengenai bagian kepala. Sementara pelaku lainnya melakukan pemukulan dengan tangan kosong dan tendangan secara bersama-sama,” jelas AKP M Chusen saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Baltim agar diproses sesuai ketentuan hukum.
Keterangan korban turut diperkuat oleh saksi bernama SW yang mengaku melihat keributan tersebut. Saksi menyebut korban sempat berusaha memisahkan perkelahian, namun para pelaku justru mengalihkan serangan kepada korban.
“Usai melakukan dugaan pengeroyokan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Hingga kini, identitas mereka masih dalam proses penyelidikan,” terangnya.
Polisi saat ini terus memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap para pelaku yang terlibat.
“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi para pelaku melalui keterangan saksi dan bukti pendukung lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini, agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Korban pengeroyokan di Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur melaporkan kejadian ke Polsek Timur, saat ini dalam penyelidikan. (Foto: Polsek Timur)
Balikpapan – Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir ojek online yang diduga menjadi korban saat berusaha melerai perkelahian sejumlah remaja di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur (Baltim), Selasa (21/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.52 WITA. Korban diketahui bernama Kurniawan Ary Susanto (30), warga Jalan Mulawarman Gang Persatuan RT 033, Kelurahan Manggar Baru.
Kapolsek Baltim, AKP M Chusen mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan dan saat ini kasus tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Baltim.
Menurut Chusen, berdasarkan laporan yang diterima, korban awalnya berupaya menghentikan perkelahian yang melibatkan sejumlah remaja di lokasi kejadian. Namun, korban justru diduga menjadi sasaran kekerasan.
“Salah seorang pelaku diduga memukul korban menggunakan sepotong kayu hingga mengenai bagian kepala. Sementara pelaku lainnya melakukan pemukulan dengan tangan kosong dan tendangan secara bersama-sama,” jelas AKP M Chusen saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Baltim agar diproses sesuai ketentuan hukum.
Keterangan korban turut diperkuat oleh saksi bernama SW yang mengaku melihat keributan tersebut. Saksi menyebut korban sempat berusaha memisahkan perkelahian, namun para pelaku justru mengalihkan serangan kepada korban.
“Usai melakukan dugaan pengeroyokan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Hingga kini, identitas mereka masih dalam proses penyelidikan,” terangnya.
Polisi saat ini terus memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap para pelaku yang terlibat.
“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi para pelaku melalui keterangan saksi dan bukti pendukung lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini, agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tutupnya.
(Sf/Lo)