Seputar Kaltim

    Polisi Pastikan Stok BBM Sangkulirang dan Karangan Aman, Tanpa Panic Buying

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lisda
    25 April 2026 pukul 13:32 WITA

    Pemantauan stok BBM di SPBU wilayah Sangkulirang. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sangkulirang dan Karangan dipastikan aman tanpa antrean panjang maupun panic buying, berdasarkan hasil pengecekan Polsek Sangkulirang, Jumat (24/4/2026).

    Pengecekan dilakukan di SPBU Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, serta Agen Penyalur Minyak Solar(APMS) di Desa Karangan Ilir, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

    Di SPBU Sangkulirang, stok BBM tercatat masih tersedia dengan rincian Dexlite 151 liter, Pertamax 9.931 liter, Pertalite 5.306 liter, dan Solar 2.943 liter. Selain itu, pasokan tambahan Solar sebanyak 10.000 liter dijadwalkan akan masuk dalam waktu dekat.

    Harga BBM terpantau stabil, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp24.150 per liter. 

    Sementara itu, di APMS Karangan, stok BBM juga terpantau mencukupi, terdiri dari Dexlite 4.290 liter, Pertamax 5.145 liter, dan Pertalite 2.521 liter.

    Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk pemantauan distribusi BBM di wilayah Kutim agar tetap kondusif.

    “Dari hasil pemantauan, distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ditemukan adanya lonjakan pembelian oleh masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan keluhan dari warga maupun pelaku usaha terkait kelangkaan BBM di wilayah tersebut.

    Selain melakukan pengecekan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi mengganggu distribusi.

    “Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman,” tutupnya.

    Polisi menyatakan akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan APMS untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan.

    (Sf/RS)

    Seputar Kaltim

    Polisi Pastikan Stok BBM Sangkulirang dan Karangan Aman, Tanpa Panic Buying

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lisda
    25 April 2026 pukul 13:32 WITA

    Pemantauan stok BBM di SPBU wilayah Sangkulirang. (Foto: Polres Kutim)

    Sangatta - Stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sangkulirang dan Karangan dipastikan aman tanpa antrean panjang maupun panic buying, berdasarkan hasil pengecekan Polsek Sangkulirang, Jumat (24/4/2026).

    Pengecekan dilakukan di SPBU Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, serta Agen Penyalur Minyak Solar(APMS) di Desa Karangan Ilir, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

    Di SPBU Sangkulirang, stok BBM tercatat masih tersedia dengan rincian Dexlite 151 liter, Pertamax 9.931 liter, Pertalite 5.306 liter, dan Solar 2.943 liter. Selain itu, pasokan tambahan Solar sebanyak 10.000 liter dijadwalkan akan masuk dalam waktu dekat.

    Harga BBM terpantau stabil, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp24.150 per liter. 

    Sementara itu, di APMS Karangan, stok BBM juga terpantau mencukupi, terdiri dari Dexlite 4.290 liter, Pertamax 5.145 liter, dan Pertalite 2.521 liter.

    Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk pemantauan distribusi BBM di wilayah Kutim agar tetap kondusif.

    “Dari hasil pemantauan, distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ditemukan adanya lonjakan pembelian oleh masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan keluhan dari warga maupun pelaku usaha terkait kelangkaan BBM di wilayah tersebut.

    Selain melakukan pengecekan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi mengganggu distribusi.

    “Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman,” tutupnya.

    Polisi menyatakan akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan APMS untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan.

    (Sf/RS)