Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas anggota kepolisian dari Ditlantas Polda Kaltim dan Samapta Polresta Balikpapan lakukan penjagaan di Jembatan Manggar, Balikpapan Timur, Sabtu (1/2/2025) malam. (Foto: humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Rencana gelaran balapan lari bertajuk Ramadan Race yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (1/3) malam di Jembatan Manggar Balikpapan akhirnya gagal digelar.
Meskipun sebelumnya kabar mengenai pertandingan lari antara tim Lamaru dan Sepinggan tersebar luas melalui pesan WhatsApp, pihak kepolisian memastikan tidak ada aktivitas balapan di lokasi tersebut.
Saat dilakukan pemantauan, sejumlah anggota kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim dan Samapta Polresta Balikpapan terlihat siaga di kedua sisi jembatan.
Warga sekitar menduga bahwa kehadiran aparat menyebabkan pembatalan acara balapan tersebut.
“Kemungkinan balapan itu batal karena polisi sudah lebih dulu berjaga-jaga," ucap Jumain salah seorang warga.
Beberapa warga juga mencurigai bahwa lokasi balapan mungkin saja dipindahkan ke tempat lain, meskipun hal tersebut belum dapat dipastikan.
Saat dikonfirmasi, Kasat Sabhara, AKP M. Chusen, mengimbau agar orang tua lebih waspada, terutama pada malam hari, demi menghindari anak-anak terlibat dalam aksi berbahaya seperti balap liar atau tawuran.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka. Jangan sampai mereka terjerumus dalam kegiatan yang membahayakan keselamatan mereka dan orang lain," ujar AKP M. Chusen saat dikonfirmasi, Minggu (2/3/2025).
Polisi juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan melakukan tindakan preventif guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat dari potensi balapan liar yang dapat meresahkan.
“Keberadaan petugas ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, yang sering kali terjadi dalam acara balapan liar yang tidak terkontrol,” akunya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas anggota kepolisian dari Ditlantas Polda Kaltim dan Samapta Polresta Balikpapan lakukan penjagaan di Jembatan Manggar, Balikpapan Timur, Sabtu (1/2/2025) malam. (Foto: humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Rencana gelaran balapan lari bertajuk Ramadan Race yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (1/3) malam di Jembatan Manggar Balikpapan akhirnya gagal digelar.
Meskipun sebelumnya kabar mengenai pertandingan lari antara tim Lamaru dan Sepinggan tersebar luas melalui pesan WhatsApp, pihak kepolisian memastikan tidak ada aktivitas balapan di lokasi tersebut.
Saat dilakukan pemantauan, sejumlah anggota kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim dan Samapta Polresta Balikpapan terlihat siaga di kedua sisi jembatan.
Warga sekitar menduga bahwa kehadiran aparat menyebabkan pembatalan acara balapan tersebut.
“Kemungkinan balapan itu batal karena polisi sudah lebih dulu berjaga-jaga," ucap Jumain salah seorang warga.
Beberapa warga juga mencurigai bahwa lokasi balapan mungkin saja dipindahkan ke tempat lain, meskipun hal tersebut belum dapat dipastikan.
Saat dikonfirmasi, Kasat Sabhara, AKP M. Chusen, mengimbau agar orang tua lebih waspada, terutama pada malam hari, demi menghindari anak-anak terlibat dalam aksi berbahaya seperti balap liar atau tawuran.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka. Jangan sampai mereka terjerumus dalam kegiatan yang membahayakan keselamatan mereka dan orang lain," ujar AKP M. Chusen saat dikonfirmasi, Minggu (2/3/2025).
Polisi juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan melakukan tindakan preventif guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat dari potensi balapan liar yang dapat meresahkan.
“Keberadaan petugas ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, yang sering kali terjadi dalam acara balapan liar yang tidak terkontrol,” akunya.
(Sf/Rs)