Seputar Kaltim

    PMII Samarinda Demo Pertamina, Tuntut Evaluasi dan Kontrol Distribusi LPG 3 Kg

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    19 Juni 2023 pukul 19:23 WITA

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda gelar aksi di depan Pertamina Unit VI, Jalan Cendana, Kota Samarinda pada Senin (19/6/2023) siang. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram dengan menggelar demonstrasi di depan Pertamina Persero Unit Pemasaran VI, Jalan Cendana Samarinda, Senin (19/6/2023).

    Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori mengaku membawa beberapa tuntutan atas permasalahan kelangkaan gas LPG yang terjadi di masyarakat dalam aksi demonstrasi tersebut.

    "Kami mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, khususnya Rayon II Samarinda dan Kukar untuk melakukan evaluasi dan kontrol terhadap pendistribusian LPG 3kg bersubsidi agar tepat sasaran," ungkapnya.

    Selain itu, Abrori meminta Pertamina untuk meniindak tegas oknum distributor yang bermain dan melakukan kecurangan sehingga terjadi kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Samarinda dan Kukar.

    "Kami juga menuntut Pertamina untuk mengajukan penambahan kuota gas bersubsidi di Kalimantan Timur (Kaltim)," tambahnya.

    Sales Area Kaltim-Kaltara Pertamina, Ayub Ritto mengaku kelangkaan LPG 3 kg terjadi karena kuota atau jumlah yang diberikan pemerintah terbatas.

    "Subsidi pasti terbatas, definisi kelangkaan itu ketika dibutuhkan 10 dan hanya tersedia satu. Itu yang disebut kelangkaan," jelasnya.

    Menurutnya, kuota yang diberikan untuk Kota Samarinda itu lebih dari alokasi rata-rata harian. Adapun masih terdapat kecurangan dari distributor, Ayub meminta semua pihak untuk melaporkan segera.

    "Jika ada pangkalan yang masih menjual di atas harga HET laporkan saja, segera kami tindak. Dan kami sangat terbuka, ayo kita diskusi," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    PMII Samarinda Demo Pertamina, Tuntut Evaluasi dan Kontrol Distribusi LPG 3 Kg

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    19 Juni 2023 pukul 19:23 WITA

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda gelar aksi di depan Pertamina Unit VI, Jalan Cendana, Kota Samarinda pada Senin (19/6/2023) siang. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram dengan menggelar demonstrasi di depan Pertamina Persero Unit Pemasaran VI, Jalan Cendana Samarinda, Senin (19/6/2023).

    Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori mengaku membawa beberapa tuntutan atas permasalahan kelangkaan gas LPG yang terjadi di masyarakat dalam aksi demonstrasi tersebut.

    "Kami mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, khususnya Rayon II Samarinda dan Kukar untuk melakukan evaluasi dan kontrol terhadap pendistribusian LPG 3kg bersubsidi agar tepat sasaran," ungkapnya.

    Selain itu, Abrori meminta Pertamina untuk meniindak tegas oknum distributor yang bermain dan melakukan kecurangan sehingga terjadi kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Samarinda dan Kukar.

    "Kami juga menuntut Pertamina untuk mengajukan penambahan kuota gas bersubsidi di Kalimantan Timur (Kaltim)," tambahnya.

    Sales Area Kaltim-Kaltara Pertamina, Ayub Ritto mengaku kelangkaan LPG 3 kg terjadi karena kuota atau jumlah yang diberikan pemerintah terbatas.

    "Subsidi pasti terbatas, definisi kelangkaan itu ketika dibutuhkan 10 dan hanya tersedia satu. Itu yang disebut kelangkaan," jelasnya.

    Menurutnya, kuota yang diberikan untuk Kota Samarinda itu lebih dari alokasi rata-rata harian. Adapun masih terdapat kecurangan dari distributor, Ayub meminta semua pihak untuk melaporkan segera.

    "Jika ada pangkalan yang masih menjual di atas harga HET laporkan saja, segera kami tindak. Dan kami sangat terbuka, ayo kita diskusi," pungkasnya.

    (Sf/By)