Seputar Kaltim

    Plt Wali Kota Samarinda Temukan 2 Kotak Suara Rusak di Gudang Logistik 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    29 Oktober 2024 pukul 18:42 WITA

    Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso bersama dengan Forkopimda cek kesiapan logistik Pilkada 2024 di Gudang, Jalan Pergudangan Nusantara, Sungai Kunjang, Selasa (29/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi, bersama dengan Forkopimda melakukan peninjauan terkait kesiapan logistik Pilkada Samarinda 2024 di Pergudangan, Jalan Pergudangan Nusantara, Sungai Kunjang pada Selasa (29/10/2024) siang. 

    Dalam kunjungan ini, Rusmadi melihat kelengkapan logistik sudah siap di lapangan, mulai dari kertas surat suara hingga amplop yang akan digunakan pada hari pemungutan suara pada Pilkada serentak tanggal 27 November mendatang juga sudah tersedia.

    “Semua persiapan berjalan dengan baik. Kertas suara sudah ada, kotak suara sudah tersedia, bahkan amplop juga siap, tinggal kelengkapan lainnya yang kita tunggu,” ujar Rusmadi saat diwawancara usai peninjauan tersebut.

    Ia optimis bahwa pihak penyelenggara dapat menyelesaikan seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan lancar. 

    “Kami juga berpesan kepada para penyelenggara untuk memastikan keamanan, serta ketelitian dalam memasukkan dokumen di kotak suara, agar sesuai jumlah dan tidak ada yang kurang,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Firman Hidayat, mengungkap terdapat dua unit kotak surat suara yang rusak saat proses perakitan. Karenanya ia akan melakukan penggantian kepada penyedia, sebab dalam pengadaan kotak tersebut memang tidak terdapat jatah cadangan. 

    “Kami tidak memiliki cadangan untuk kotak suara ini, tetapi nanti di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) akan tersedia kotak tambahan untuk hasil pleno, terpisah dari yang digunakan di TPS,” jelas Firman. 

    Untuk mengantisipasi potensi kecurigaan terkait kerusakan tersebut, Firman menyebut bahwa kotak suara yang rusak akan dibawa ke pihak penyedia sebagai bukti kerusakan untuk dimintai penggantian. 

    Untuk jumlah kotak surat suara ini, kata Firman, disediakan dua kali lipat dari jumlah TPS, mengingat ada dua pemilihan, yakni pemilihan wali kota dan gubernur. Sehingga total keseluruhan kotak suara mencapai sekitar 2.404 unit. 

    “Kami akan berusaha mempercepat proses penggantian dengan menjemput langsung, menghindari pengiriman kargo yang berpotensi memperlambat proses,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Plt Wali Kota Samarinda Temukan 2 Kotak Suara Rusak di Gudang Logistik 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    29 Oktober 2024 pukul 18:42 WITA

    Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso bersama dengan Forkopimda cek kesiapan logistik Pilkada 2024 di Gudang, Jalan Pergudangan Nusantara, Sungai Kunjang, Selasa (29/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Plt Wali Kota Samarinda, Rusmadi, bersama dengan Forkopimda melakukan peninjauan terkait kesiapan logistik Pilkada Samarinda 2024 di Pergudangan, Jalan Pergudangan Nusantara, Sungai Kunjang pada Selasa (29/10/2024) siang. 

    Dalam kunjungan ini, Rusmadi melihat kelengkapan logistik sudah siap di lapangan, mulai dari kertas surat suara hingga amplop yang akan digunakan pada hari pemungutan suara pada Pilkada serentak tanggal 27 November mendatang juga sudah tersedia.

    “Semua persiapan berjalan dengan baik. Kertas suara sudah ada, kotak suara sudah tersedia, bahkan amplop juga siap, tinggal kelengkapan lainnya yang kita tunggu,” ujar Rusmadi saat diwawancara usai peninjauan tersebut.

    Ia optimis bahwa pihak penyelenggara dapat menyelesaikan seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan lancar. 

    “Kami juga berpesan kepada para penyelenggara untuk memastikan keamanan, serta ketelitian dalam memasukkan dokumen di kotak suara, agar sesuai jumlah dan tidak ada yang kurang,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Firman Hidayat, mengungkap terdapat dua unit kotak surat suara yang rusak saat proses perakitan. Karenanya ia akan melakukan penggantian kepada penyedia, sebab dalam pengadaan kotak tersebut memang tidak terdapat jatah cadangan. 

    “Kami tidak memiliki cadangan untuk kotak suara ini, tetapi nanti di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) akan tersedia kotak tambahan untuk hasil pleno, terpisah dari yang digunakan di TPS,” jelas Firman. 

    Untuk mengantisipasi potensi kecurigaan terkait kerusakan tersebut, Firman menyebut bahwa kotak suara yang rusak akan dibawa ke pihak penyedia sebagai bukti kerusakan untuk dimintai penggantian. 

    Untuk jumlah kotak surat suara ini, kata Firman, disediakan dua kali lipat dari jumlah TPS, mengingat ada dua pemilihan, yakni pemilihan wali kota dan gubernur. Sehingga total keseluruhan kotak suara mencapai sekitar 2.404 unit. 

    “Kami akan berusaha mempercepat proses penggantian dengan menjemput langsung, menghindari pengiriman kargo yang berpotensi memperlambat proses,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)