Cari disini...
Seputar Kaltim
Kantor PLN ULP Petung. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - PT PLN (Persero) memastikan pemadaman bergilir yang belakangan terjadi di Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipicu gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), sehingga pasokan listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum dapat beroperasi secara optimal.
PLH Manager Komunikasi dan TJSL UIK Kalimantan Bagian Timur, Annisa Nabiha Firdausi Nuzula, mengatakan kondisi tersebut membuat PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.
"Saat ini penyebab gangguan adalah adanya gangguan teknis pada komponen PLTGU yang menyebabkan suplai listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum optimal," ujarnya kepada Seputarfakta.com.
Menurut Annisa, sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan saat ini tetap beroperasi dalam kondisi terkendali. Namun penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah masih diperlukan selama proses pemulihan gangguan berlangsung.
PLN juga menegaskan pemadaman tidak berkaitan dengan berkurangnya pasokan batu bara.
Ketersediaan energi primer untuk pembangkit, termasuk batu bara, dipastikan dalam kondisi mencukupi.
"Ketersediaan energi primer maupun batu bara untuk pembangkit PLN dalam kondisi cukup," katanya.
Terkait jadwal pemadaman yang kerap berubah, ia menjelaskan waktu maupun wilayah terdampak merupakan estimasi yang disusun berdasarkan kondisi sistem saat itu. Pelaksanaannya dapat berubah mengikuti perkembangan sistem kelistrikan secara real time.
Karena itu, pemadaman di lapangan bisa terjadi lebih cepat, bergeser, bahkan dibatalkan dari jadwal yang telah diumumkan melalui kanal resmi PLN.
PLN menyatakan saat ini seluruh tim masih berfokus melakukan pemulihan gangguan agar dampak terhadap pelanggan dapat diminimalkan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kantor PLN ULP Petung. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)
Penajam - PT PLN (Persero) memastikan pemadaman bergilir yang belakangan terjadi di Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipicu gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), sehingga pasokan listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum dapat beroperasi secara optimal.
PLH Manager Komunikasi dan TJSL UIK Kalimantan Bagian Timur, Annisa Nabiha Firdausi Nuzula, mengatakan kondisi tersebut membuat PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.
"Saat ini penyebab gangguan adalah adanya gangguan teknis pada komponen PLTGU yang menyebabkan suplai listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum optimal," ujarnya kepada Seputarfakta.com.
Menurut Annisa, sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan saat ini tetap beroperasi dalam kondisi terkendali. Namun penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah masih diperlukan selama proses pemulihan gangguan berlangsung.
PLN juga menegaskan pemadaman tidak berkaitan dengan berkurangnya pasokan batu bara.
Ketersediaan energi primer untuk pembangkit, termasuk batu bara, dipastikan dalam kondisi mencukupi.
"Ketersediaan energi primer maupun batu bara untuk pembangkit PLN dalam kondisi cukup," katanya.
Terkait jadwal pemadaman yang kerap berubah, ia menjelaskan waktu maupun wilayah terdampak merupakan estimasi yang disusun berdasarkan kondisi sistem saat itu. Pelaksanaannya dapat berubah mengikuti perkembangan sistem kelistrikan secara real time.
Karena itu, pemadaman di lapangan bisa terjadi lebih cepat, bergeser, bahkan dibatalkan dari jadwal yang telah diumumkan melalui kanal resmi PLN.
PLN menyatakan saat ini seluruh tim masih berfokus melakukan pemulihan gangguan agar dampak terhadap pelanggan dapat diminimalkan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
(Sf/Rs)