Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Plafon Pasar Mangkurawang yang mengalami kerusakan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pedagang Pasar Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan kondisi plafon pada bangunan yang mengalami kerusakan.
Salah satu pedagang Pasar Mangkurawang, Rudi Arjuna mengatakan kerusakan tersebut mengakibatkan air menetes ke area dagangan, terutama setelah diguyur hujan sehingga dianggap dapat berisiko rusak akibat basah serta turut mengganggu aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
“Airnya terkadang menetes mengenai dagangan saya, salah satunya tomat. Jadi terkadang itu saya pasang terpal agar tidak basah,” ujar Rudi, Jumat (27/3/2026).
Ia mengungkapkan pemerintah daerah sempat memperbaiki kerusakan pada plafon Pasar Mangkurawang, namun perbaikan yang dilakukan hanya sebagian dan terhenti saat momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
“Baru sebagian yang diperbaiki dan terhenti. Apakah bahannya habis atau tukangnya punya kerjaan lain hingga menyebabkan pengerjaannya terhenti,” ungkapnya.
Rudi berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan pengerjaan perbaikan pfalon Pasar Mangkurawang dapat segera agar para pedagang dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir dagangan mereka rusak akibat air yang menetes.
“Harapan saya semoga plafon yang rusak itu bisa diperbaiki dalam waktu dekat,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Plafon Pasar Mangkurawang yang mengalami kerusakan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pedagang Pasar Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan kondisi plafon pada bangunan yang mengalami kerusakan.
Salah satu pedagang Pasar Mangkurawang, Rudi Arjuna mengatakan kerusakan tersebut mengakibatkan air menetes ke area dagangan, terutama setelah diguyur hujan sehingga dianggap dapat berisiko rusak akibat basah serta turut mengganggu aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
“Airnya terkadang menetes mengenai dagangan saya, salah satunya tomat. Jadi terkadang itu saya pasang terpal agar tidak basah,” ujar Rudi, Jumat (27/3/2026).
Ia mengungkapkan pemerintah daerah sempat memperbaiki kerusakan pada plafon Pasar Mangkurawang, namun perbaikan yang dilakukan hanya sebagian dan terhenti saat momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
“Baru sebagian yang diperbaiki dan terhenti. Apakah bahannya habis atau tukangnya punya kerjaan lain hingga menyebabkan pengerjaannya terhenti,” ungkapnya.
Rudi berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan pengerjaan perbaikan pfalon Pasar Mangkurawang dapat segera agar para pedagang dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir dagangan mereka rusak akibat air yang menetes.
“Harapan saya semoga plafon yang rusak itu bisa diperbaiki dalam waktu dekat,” tandasnya.
(Sf/Rs)