Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat membuka kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Balikpapan resmi dimulai dan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah, untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif.
Pembukaan kegiatan dilakukan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, yang menegaskan komitmen pemerintah kota terhadap pelestarian budaya lokal.
Dalam sambutan, ia mengajak masyarakat mendoakan warga yang sedang sakit dan menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
“Semoga kondisi dapat segera pulih dan kami bisa mengambil hikmah dari peristiwa tersebut,” ucap Bagus di hadapan warga, Senin (8/12/2025) malam.
Bagus menilai PKD bukan hanya ajang hiburan, melainkan sarana edukatif yang memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat.
“Kami menekankan, bahwa kebudayaan merupakan warisan penting yang mencerminkan perjuangan para pendahulu dan menjadi bagian dari pembentukan karakter bangsa,” jelasnya.
Menurutnya, jika dikelola berkelanjutan, potensi budaya lokal dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. PKD tahun ini juga dinilai lebih spesial karena melibatkan berbagai unsur masyarakat, terutama generasi muda yang diharapkan menjadi penjaga tradisi di tengah arus globalisasi.
“Kesadaran generasi muda sebagai pewaris budaya merupakan simbol kuatnya jati diri bangsa,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan kebudayaan serupa terus berkembang agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dan mencintai budaya tradisional, sehingga budaya lokal tidak hanya terjaga tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi Balikpapan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat membuka kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Balikpapan resmi dimulai dan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah, untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif.
Pembukaan kegiatan dilakukan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, yang menegaskan komitmen pemerintah kota terhadap pelestarian budaya lokal.
Dalam sambutan, ia mengajak masyarakat mendoakan warga yang sedang sakit dan menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
“Semoga kondisi dapat segera pulih dan kami bisa mengambil hikmah dari peristiwa tersebut,” ucap Bagus di hadapan warga, Senin (8/12/2025) malam.
Bagus menilai PKD bukan hanya ajang hiburan, melainkan sarana edukatif yang memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat.
“Kami menekankan, bahwa kebudayaan merupakan warisan penting yang mencerminkan perjuangan para pendahulu dan menjadi bagian dari pembentukan karakter bangsa,” jelasnya.
Menurutnya, jika dikelola berkelanjutan, potensi budaya lokal dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. PKD tahun ini juga dinilai lebih spesial karena melibatkan berbagai unsur masyarakat, terutama generasi muda yang diharapkan menjadi penjaga tradisi di tengah arus globalisasi.
“Kesadaran generasi muda sebagai pewaris budaya merupakan simbol kuatnya jati diri bangsa,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan kebudayaan serupa terus berkembang agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dan mencintai budaya tradisional, sehingga budaya lokal tidak hanya terjaga tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi Balikpapan.
(Sf/Rs)