Cari disini...
Seputar Kaltim
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur perkuat konsolidasi menjelang politik 2026. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal menghadapi perubahan peta politik, seiring berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Muhammad Hanif Dhakiri hadir mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk memperkuat soliditas PKB di tingkat daerah.
“Muswil memastikan PKB Kaltim makin kompak serta hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” ucap Wakil Ketua Umum DPP PKB usai kegiatan.
Hanif menilai PKB Kaltim di bawah kepemimpinan Syafruddin menunjukkan progres positif. Namun ia mengingatkan bahwa persaingan politik di Kaltim akan semakin ketat, karena bergesernya pusat perhatian nasional ke wilayah IKN.
“PKB perlu merespons perubahan ini dengan pola kerja yang lebih kreatif, menyentuh kalangan muda, dan mengusung isu-isu baru tanpa meninggalkan basis tradisi partai,” jelasnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa mekanisme penetapan ketua DPW mengikuti sistem sentralisme demokrasi yang telah diterapkan PKB sejak beberapa tahun terakhir. DPP PKB menetapkan calon ketua berdasarkan penilaian kinerja dan rekam jejak, sementara Muswil tetap memfasilitasi usulan nama dari peserta.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyatakan bahwa Muswil menjadi ajang penyegaran pengurus sekaligus penyusunan program kerja yang lebih konkret bagi masyarakat. Ia menargetkan PKB meraih 11 kursi DPRD Kaltim pada Pemilu 2029.
“Target ini tidak mudah, tetapi kami yakin bisa mencapainya dengan kerja keras,” yakinnya Udin sapaan akrabnya.
Dia mencontohkan peningkatan perolehan kursi PKB di Balikpapan, dari satu menjadi empat kursi, sebagai bukti efektivitas kerja politik selama ini. Ia menekankan pentingnya kader siap ditempatkan di mana pun demi kepentingan partai.
“Kesiapan berhikmat di mana saja adalah komitmen seluruh kader PKB,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur perkuat konsolidasi menjelang politik 2026. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal menghadapi perubahan peta politik, seiring berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Muhammad Hanif Dhakiri hadir mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk memperkuat soliditas PKB di tingkat daerah.
“Muswil memastikan PKB Kaltim makin kompak serta hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” ucap Wakil Ketua Umum DPP PKB usai kegiatan.
Hanif menilai PKB Kaltim di bawah kepemimpinan Syafruddin menunjukkan progres positif. Namun ia mengingatkan bahwa persaingan politik di Kaltim akan semakin ketat, karena bergesernya pusat perhatian nasional ke wilayah IKN.
“PKB perlu merespons perubahan ini dengan pola kerja yang lebih kreatif, menyentuh kalangan muda, dan mengusung isu-isu baru tanpa meninggalkan basis tradisi partai,” jelasnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa mekanisme penetapan ketua DPW mengikuti sistem sentralisme demokrasi yang telah diterapkan PKB sejak beberapa tahun terakhir. DPP PKB menetapkan calon ketua berdasarkan penilaian kinerja dan rekam jejak, sementara Muswil tetap memfasilitasi usulan nama dari peserta.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyatakan bahwa Muswil menjadi ajang penyegaran pengurus sekaligus penyusunan program kerja yang lebih konkret bagi masyarakat. Ia menargetkan PKB meraih 11 kursi DPRD Kaltim pada Pemilu 2029.
“Target ini tidak mudah, tetapi kami yakin bisa mencapainya dengan kerja keras,” yakinnya Udin sapaan akrabnya.
Dia mencontohkan peningkatan perolehan kursi PKB di Balikpapan, dari satu menjadi empat kursi, sebagai bukti efektivitas kerja politik selama ini. Ia menekankan pentingnya kader siap ditempatkan di mana pun demi kepentingan partai.
“Kesiapan berhikmat di mana saja adalah komitmen seluruh kader PKB,” pungkasnya.
(Sf/Rs)