Seputar Kaltim

    Pj Gubernur Kaltim Usul Pembangunan Intake Sungai Mahakam di Kubar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    03 April 2024 pukul 22:26 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam upaya meningkatkan ketersediaan air bersih di Provinsi Kalimantan Timur, Penjabat Gubernur Akmal Malik mengusulkan pembangunan intake dari Sungai Mahakam. Usulan ini disampaikan dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kebutuhan air yang meningkat di beberapa kabupaten dan kota di Kaltim. Proyek intake sungai ini diusulkan untuk dibangun di Kutai Barat, menghindari potensi intervensi air laut yang dapat terjadi di Kutai Katanegara.

    Akmal Malik menekankan pentingnya proyek ini mengingat kapasitas bendungan Talake dan Semoi yang ada saat ini tidak akan memadai untuk memenuhi kebutuhan yang besar tersebut. "Kami membutuhkan tempat penampungan air yang lebih banyak dan mumpuni," ujar Akmal Malik.

    Selama Rapat Koordinasi Gubernur (Rakorgub) Tahun 2024 di Jakarta, Akmal Malik bersama gubernur dari 38 provinsi lainnya menyampaikan berbagai masukan dan solusi kepada Pemerintah Pusat (PPN/Bappenas). Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perlunya kebijakan yang tidak bersifat seragam, mengingat kondisi yang berbeda di setiap daerah.

    "Kaltim memiliki IKN, yang tentunya memerlukan pendekatan kebijakan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain," jelasnya. 

    Ia juga menyarankan agar Bappenas mengorkestrasi daerah dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap provinsi. Isu strategis lainnya yang dibahas termasuk pengembangan pelabuhan, ketahanan pangan, dan pentingnya infrastruktur air yang memadai. 

    Pekerjaan ini diakui sebagai proyek besar, namun Akmal Malik tetap optimis dan berharap usulan ini dapat diakomodasi oleh pemerintah pusat. "Semoga ini dapat menjadi bagian dari program nasional dan membawa manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pj Gubernur Kaltim Usul Pembangunan Intake Sungai Mahakam di Kubar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    03 April 2024 pukul 22:26 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam upaya meningkatkan ketersediaan air bersih di Provinsi Kalimantan Timur, Penjabat Gubernur Akmal Malik mengusulkan pembangunan intake dari Sungai Mahakam. Usulan ini disampaikan dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kebutuhan air yang meningkat di beberapa kabupaten dan kota di Kaltim. Proyek intake sungai ini diusulkan untuk dibangun di Kutai Barat, menghindari potensi intervensi air laut yang dapat terjadi di Kutai Katanegara.

    Akmal Malik menekankan pentingnya proyek ini mengingat kapasitas bendungan Talake dan Semoi yang ada saat ini tidak akan memadai untuk memenuhi kebutuhan yang besar tersebut. "Kami membutuhkan tempat penampungan air yang lebih banyak dan mumpuni," ujar Akmal Malik.

    Selama Rapat Koordinasi Gubernur (Rakorgub) Tahun 2024 di Jakarta, Akmal Malik bersama gubernur dari 38 provinsi lainnya menyampaikan berbagai masukan dan solusi kepada Pemerintah Pusat (PPN/Bappenas). Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perlunya kebijakan yang tidak bersifat seragam, mengingat kondisi yang berbeda di setiap daerah.

    "Kaltim memiliki IKN, yang tentunya memerlukan pendekatan kebijakan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain," jelasnya. 

    Ia juga menyarankan agar Bappenas mengorkestrasi daerah dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap provinsi. Isu strategis lainnya yang dibahas termasuk pengembangan pelabuhan, ketahanan pangan, dan pentingnya infrastruktur air yang memadai. 

    Pekerjaan ini diakui sebagai proyek besar, namun Akmal Malik tetap optimis dan berharap usulan ini dapat diakomodasi oleh pemerintah pusat. "Semoga ini dapat menjadi bagian dari program nasional dan membawa manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur," tutupnya.

    (Sf/Rs)