Cari disini...
Seputar Kaltim
Pertemuan PJ Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik bersama dengan Baznas Kaltim, dalam rangka rapat koordinasi dan sosialisasi penyaluran zakat dan infaq. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mendorong perusahaan tambang dan perusahaan daerah (Perusda) di wilayahnya untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan corporate social responsibility (CSR) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur.
Hal ini disampaikan Akmal Malik saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi ZIS dan CSR pada perusahaan tambang dan Perusda yang diselenggarakan oleh Baznas Provinsi Kalimantan Timur di Gedung Odah Etam Samarinda, Senin (19/2/2024).
Menurut Akmal Malik, penyaluran ZIS dan CSR melalui Baznas merupakan salah satu bentuk implementasi dari sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Keadilan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tapi juga tanggung jawab semua pihak, termasuk perusahaan tambang dan Perusda yang beroperasi di Kalimantan Timur," ujar Akmal Malik.
Ia berharap, melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi perusahaan tambang dan Perusda dalam membayar dan menyalurkan ZIS dan CSR melalui Baznas.
"Potensi ZIS di Kalimantan Timur sangat besar, hampir Rp6 triliun, tapi yang terkumpul baru Rp20 miliar. Saya harap target ini bisa ditingkatkan. Selain itu, CSR juga harus dikelola dengan baik dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Ia menambahkan, dengan menyalurkan ZIS dan CSR melalui Baznas, perusahaan tambang dan Perusda dapat membantu Baznas dalam menjalankan program-program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur.
"Kita berharap, dengan adanya sosialisasi ini, para mustahik yang memiliki usaha pertambangan dapat lebih bersemangat lagi untuk menyalurkan ZIS dan CSR mereka melalui Baznas. Kita juga berharap, penyebaran informasi ini dapat mencapai mustahik-mustahik lain yang ada di Kalimantan Timur," paparnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Republik Indonesia, KH Noor Achmad, mengapresiasi langkah Pj Gubernur Akmal Malik yang telah menginisiasi rapat koordinasi dan sosialisasi ZIS dan CSR ini.
"Harapan kita, pertemuan semacam ini dapat memotivasi semua perusahaan untuk membayar dan menyalurkan ZIS dan CSR mereka melalui Baznas. Dengan demikian, Baznas dapat mendukung perkembangan dan pertumbuhan Kalimantan Timur, sekaligus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata KH Noor Achmad.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pertemuan PJ Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik bersama dengan Baznas Kaltim, dalam rangka rapat koordinasi dan sosialisasi penyaluran zakat dan infaq. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mendorong perusahaan tambang dan perusahaan daerah (Perusda) di wilayahnya untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan corporate social responsibility (CSR) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur.
Hal ini disampaikan Akmal Malik saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi ZIS dan CSR pada perusahaan tambang dan Perusda yang diselenggarakan oleh Baznas Provinsi Kalimantan Timur di Gedung Odah Etam Samarinda, Senin (19/2/2024).
Menurut Akmal Malik, penyaluran ZIS dan CSR melalui Baznas merupakan salah satu bentuk implementasi dari sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Keadilan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tapi juga tanggung jawab semua pihak, termasuk perusahaan tambang dan Perusda yang beroperasi di Kalimantan Timur," ujar Akmal Malik.
Ia berharap, melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi perusahaan tambang dan Perusda dalam membayar dan menyalurkan ZIS dan CSR melalui Baznas.
"Potensi ZIS di Kalimantan Timur sangat besar, hampir Rp6 triliun, tapi yang terkumpul baru Rp20 miliar. Saya harap target ini bisa ditingkatkan. Selain itu, CSR juga harus dikelola dengan baik dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Ia menambahkan, dengan menyalurkan ZIS dan CSR melalui Baznas, perusahaan tambang dan Perusda dapat membantu Baznas dalam menjalankan program-program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur.
"Kita berharap, dengan adanya sosialisasi ini, para mustahik yang memiliki usaha pertambangan dapat lebih bersemangat lagi untuk menyalurkan ZIS dan CSR mereka melalui Baznas. Kita juga berharap, penyebaran informasi ini dapat mencapai mustahik-mustahik lain yang ada di Kalimantan Timur," paparnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Republik Indonesia, KH Noor Achmad, mengapresiasi langkah Pj Gubernur Akmal Malik yang telah menginisiasi rapat koordinasi dan sosialisasi ZIS dan CSR ini.
"Harapan kita, pertemuan semacam ini dapat memotivasi semua perusahaan untuk membayar dan menyalurkan ZIS dan CSR mereka melalui Baznas. Dengan demikian, Baznas dapat mendukung perkembangan dan pertumbuhan Kalimantan Timur, sekaligus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata KH Noor Achmad.
(Sf/Rs)