Seputar Kaltim

    Pj Gubernur Harap Perekrutan PPPK Prioritaskan Guru dan Nakes

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    15 Februari 2025 pukul 15:25 WITA

    Para PPPK di Kabupaten Berau. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com).

    Tanjung Redeb - Pejabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk pemenuhan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Sebab, jumlah honorer di Kabupaten Berau sekitar 2.000 orang. Tapi, Pemkab Berau diminta untuk lebih memprioritaskan perekrutan guru dan tenaga kesehatan (Nakes).

    "Tentunya, kita harus hitung dulu berapa kekuatan APBD kita. Tapi bagi saya, prioritaskan dulu untuk pendidikan dan kesehatan karena itu pelayanan dasar," ujarnya.

    Ia menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bakal mendukung pemenuhan guru dan nakses di semua daerah. Sebab, hampir di setiap kabupaten/kota mengeluhkan hal yang sama, yakni kekurangan tenaga kerja akibat kebijakan pemerintah pusat.

    "Saya tentu mendukung untuk Berau meningkatkan APBD dan semoga bisa mengangkat teman-teman yang selama ini masih belum menjadi ASN dan PPPK. Tapi semua tergantung kekuatan fiskal dari Berau," tuturnya.

    Dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) Berau, kata dia, jika dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka dapat membantu Pemkab Berau untuk tidak begitu bergantung pada dana transfer dari pusat.

    "Jadi untuk pemerintah kabupaten/kota untuk lakukan perencanaan dulu. Pastikan berapa komposisi anggaran kita dan kebutuhannya. Kita berharap itu juga dicontoh oleh semua kabupaten/kota lainnya, tidak hanya di Berau," tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pj Gubernur Harap Perekrutan PPPK Prioritaskan Guru dan Nakes

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    15 Februari 2025 pukul 15:25 WITA

    Para PPPK di Kabupaten Berau. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com).

    Tanjung Redeb - Pejabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk pemenuhan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Sebab, jumlah honorer di Kabupaten Berau sekitar 2.000 orang. Tapi, Pemkab Berau diminta untuk lebih memprioritaskan perekrutan guru dan tenaga kesehatan (Nakes).

    "Tentunya, kita harus hitung dulu berapa kekuatan APBD kita. Tapi bagi saya, prioritaskan dulu untuk pendidikan dan kesehatan karena itu pelayanan dasar," ujarnya.

    Ia menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bakal mendukung pemenuhan guru dan nakses di semua daerah. Sebab, hampir di setiap kabupaten/kota mengeluhkan hal yang sama, yakni kekurangan tenaga kerja akibat kebijakan pemerintah pusat.

    "Saya tentu mendukung untuk Berau meningkatkan APBD dan semoga bisa mengangkat teman-teman yang selama ini masih belum menjadi ASN dan PPPK. Tapi semua tergantung kekuatan fiskal dari Berau," tuturnya.

    Dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) Berau, kata dia, jika dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka dapat membantu Pemkab Berau untuk tidak begitu bergantung pada dana transfer dari pusat.

    "Jadi untuk pemerintah kabupaten/kota untuk lakukan perencanaan dulu. Pastikan berapa komposisi anggaran kita dan kebutuhannya. Kita berharap itu juga dicontoh oleh semua kabupaten/kota lainnya, tidak hanya di Berau," tandasnya.

    (Sf/By)