Seputar Kaltim

    Pj Bupati PPU Minta Diskominfo jadi Garda Terdepan dalam Sampaikan Informasi 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    10 November 2024 pukul 17:35 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Istimewa)

    Penajam  -  Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi terkait keberhasilan yang telah diraih seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di PPU kepada masyarakat.

    Termasuk kaitannya dengan penyebarluasan informasi soal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). 

    "Mengenai informasi yang disampaikan itu itu penting sekali, terutama informasi yang berhubungan dengan daerah kita. Maka dari itu kita mendorong Diskominfo harus selalu yang terdepan dalam menyampaikan informasi," ucap Zainal, Minggu (10/11/2024).

    Zainal Arifin mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun politik. Di mana berbagai informasi soal Paslon, rekam jejak dan berita hoax atau tidak benar sudah beredar dimana-mana. 

    Oleh karena itu, dirinya berharap kepada Diskominfo selaku pengelola informasi di pemerintahan, bertindak untuk mengantisipasi dan meminimalisir pemberitaan yang tidak benar jelang pemilu. Sebab, Diskominfo juga mempunyai tugas penting dalam menyebarluaskan informasi, terutama soal pemilu. 

    Untuk upaya yang dilakukan, Diskominfo harus memberikan peringatan kepada akun Media Sosial (Medsos) yang sengaja menyebarluaskan berita hoax.

    Peringatan tersebut, kata dia, bertujuan untuk mencegah terjadinya perpecahan persatuan bangsa, sehingga tidak sampai menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat. Ini juga bertujuan agar pelaksanaan Pemilu bisa berjalan jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia.

    "Jadi pemilu kita ini harus berlangsung dengan jujur dan adil, langsung bebas dan rahasia tetapi tetap kondusif, aman, nyaman. Oleh karenanya, ada tugas Diskominfo untuk menyampaikan informasi terkait Pemilu ini agar suksesnya pelaksanaannya nanti," ungkap Zainal.

    Ia pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan PPU untuk bersikap netral hingga hari pencoblosan.

    Selain itu, ia turut mendorong masyarakat untuk memilih calon pemimpin sesuai dengan hati nuraninya.”Ini supaya kita bisa memperoleh pimpinan daerah yang betul betul bisa membawa daerah ke arah yang lebih maju, modern dan religius, terutama daerah PPU saat ini yang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pj Bupati PPU Minta Diskominfo jadi Garda Terdepan dalam Sampaikan Informasi 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    10 November 2024 pukul 17:35 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Istimewa)

    Penajam  -  Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi terkait keberhasilan yang telah diraih seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di PPU kepada masyarakat.

    Termasuk kaitannya dengan penyebarluasan informasi soal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). 

    "Mengenai informasi yang disampaikan itu itu penting sekali, terutama informasi yang berhubungan dengan daerah kita. Maka dari itu kita mendorong Diskominfo harus selalu yang terdepan dalam menyampaikan informasi," ucap Zainal, Minggu (10/11/2024).

    Zainal Arifin mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun politik. Di mana berbagai informasi soal Paslon, rekam jejak dan berita hoax atau tidak benar sudah beredar dimana-mana. 

    Oleh karena itu, dirinya berharap kepada Diskominfo selaku pengelola informasi di pemerintahan, bertindak untuk mengantisipasi dan meminimalisir pemberitaan yang tidak benar jelang pemilu. Sebab, Diskominfo juga mempunyai tugas penting dalam menyebarluaskan informasi, terutama soal pemilu. 

    Untuk upaya yang dilakukan, Diskominfo harus memberikan peringatan kepada akun Media Sosial (Medsos) yang sengaja menyebarluaskan berita hoax.

    Peringatan tersebut, kata dia, bertujuan untuk mencegah terjadinya perpecahan persatuan bangsa, sehingga tidak sampai menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat. Ini juga bertujuan agar pelaksanaan Pemilu bisa berjalan jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia.

    "Jadi pemilu kita ini harus berlangsung dengan jujur dan adil, langsung bebas dan rahasia tetapi tetap kondusif, aman, nyaman. Oleh karenanya, ada tugas Diskominfo untuk menyampaikan informasi terkait Pemilu ini agar suksesnya pelaksanaannya nanti," ungkap Zainal.

    Ia pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan PPU untuk bersikap netral hingga hari pencoblosan.

    Selain itu, ia turut mendorong masyarakat untuk memilih calon pemimpin sesuai dengan hati nuraninya.”Ini supaya kita bisa memperoleh pimpinan daerah yang betul betul bisa membawa daerah ke arah yang lebih maju, modern dan religius, terutama daerah PPU saat ini yang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” tandasnya.

    (Sf/Rs)