Seputar Kaltim

    Pindah Lokasi Memancing, Nelayan Bontang Dilaporkan Hilang di Perairan Selatan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2026 pukul 06:49 WITA

    Informasi hilangnya pemancing asal Berbas Pantai. (Foto: BPBD bontang)

    Bontang – Seorang nelayan asal Berbas Pantai, Kota Bontang, dilaporkan hilang saat melaut di perairan selatan Bontang. Hingga kini, keberadaan Jamaluddin (50) masih belum diketahui setelah terakhir kali dikabarkan berada di area pemancingan sekitar kapal BOR.

    Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, korban berangkat melaut pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 Wita menggunakan kapal Jamal Nur.

    Nelayan tuna tersebut bertolak dari wilayah Berbas Pantai menuju perairan Ataka sebelum bergerak lebih jauh ke arah selatan. Area penangkapan ikan yang dituju diperkirakan berada sekitar 40 hingga 70 mil laut dari daratan.

    Dalam pelayaran itu, korban diketahui tidak membawa alat komunikasi.

    Informasi terakhir diperoleh dari rekan sesama nelayan, M. Hilal. Ia menyebut Jamaluddin sempat berada di lokasi pemancingan pada Jumat lalu dan berencana berpindah ke titik pencarian ikan berikutnya di sekitar kapal BOR.

    Namun setelah berpindah lokasi, korban tidak lagi memberikan kabar. Hingga laporan diterima BPBD, Jamaluddin belum kembali ke rumah maupun ke pelabuhan tempat keberangkatannya.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, mengonfirmasi laporan hilangnya nelayan tersebut. Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Basarnas Balikpapan untuk membantu proses pencarian.

    “Korban dilaporkan belum kembali dari melaut,” ujar Ismail dalam laporan BPBD.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pindah Lokasi Memancing, Nelayan Bontang Dilaporkan Hilang di Perairan Selatan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2026 pukul 06:49 WITA

    Informasi hilangnya pemancing asal Berbas Pantai. (Foto: BPBD bontang)

    Bontang – Seorang nelayan asal Berbas Pantai, Kota Bontang, dilaporkan hilang saat melaut di perairan selatan Bontang. Hingga kini, keberadaan Jamaluddin (50) masih belum diketahui setelah terakhir kali dikabarkan berada di area pemancingan sekitar kapal BOR.

    Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, korban berangkat melaut pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 Wita menggunakan kapal Jamal Nur.

    Nelayan tuna tersebut bertolak dari wilayah Berbas Pantai menuju perairan Ataka sebelum bergerak lebih jauh ke arah selatan. Area penangkapan ikan yang dituju diperkirakan berada sekitar 40 hingga 70 mil laut dari daratan.

    Dalam pelayaran itu, korban diketahui tidak membawa alat komunikasi.

    Informasi terakhir diperoleh dari rekan sesama nelayan, M. Hilal. Ia menyebut Jamaluddin sempat berada di lokasi pemancingan pada Jumat lalu dan berencana berpindah ke titik pencarian ikan berikutnya di sekitar kapal BOR.

    Namun setelah berpindah lokasi, korban tidak lagi memberikan kabar. Hingga laporan diterima BPBD, Jamaluddin belum kembali ke rumah maupun ke pelabuhan tempat keberangkatannya.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, mengonfirmasi laporan hilangnya nelayan tersebut. Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Basarnas Balikpapan untuk membantu proses pencarian.

    “Korban dilaporkan belum kembali dari melaut,” ujar Ismail dalam laporan BPBD.

    (Sf/Rs)