Seputar Kaltim

    Pimpinan BAZNAS Berau Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Siap Tekan Angka Kemiskinan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    12 Januari 2026 pukul 16:56 WITA

    Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2026-2030, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah (Setda) Berau, Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

    Tanjung Redeb - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau resmi menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan BAZNAS periode 2026-2030, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah (Setda) Berau, Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (12/1/2026).

    Pelantikan pimpinan BAZNAS dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, Wakil Ketua III dan IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya menegaskan bahwa pimpinan BAZNAS yang baru dilantik mengemban amanah besar dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    "Tidak semua orang bisa menjadi pengurus BAZNAS. Ini adalah amanah yang besar, sehingga pengurus terpilih harus bekerja dengan komitmen, kepemimpinan, dan tanggung jawab penuh," tegas Sri.

    Ia menjelaskan, pemilihan pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau telah melalui proses panjang dengan berbagai pertimbangan serta diskusi bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Nasional, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    "Diskusi yang kami lakukan cukup panjang. Ada perbedaan pendapat, namun akhirnya kami sepakat menetapkan lima orang pimpinan yang dilantik hari ini," ujarnya.

    Dirinya pun meyakini pimpinan BAZNAS terpilih memiliki kompetensi untuk mengelola zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat fungsi sosial kemasyarakatan dalam mendukung pemberdayaan mustahik.

    "Saat ini kita tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada APBD. BAZNAS harus mampu mendorong pengelolaan potensi sumber daya alam dan pembinaan sumber daya manusia agar masyarakat lebih mandiri secara ekonomi," katanya.

    Selain itu, Sri meminta seluruh OPD terkait untuk berkolaborasi aktif dengan BAZNAS dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.

    "BAZNAS adalah mitra pemerintah daerah. Kolaborasi dengan OPD seperti Diskoperindag dan DPMK sangat penting, terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan Badan Usaha Milik Kampung," tambahnya.

    Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2026-2030, Muhammad Gazali, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.

    "Terima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh jajaran atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin untuk memberikan dampak nyata dalam pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Berau," ujar Gazali.

    Ia pun menyebutkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 12.500 warga miskin di Kabupaten Berau yang perlu ditangani secara bersama-sama.

    "BAZNAS merupakan bagian dari pemerintah daerah. Dengan dukungan OPD dan perusahaan, kami optimistis dapat membantu pemerintah daerah menurunkan angka kemiskinan dan meringankan beban pemerintah," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pimpinan BAZNAS Berau Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Siap Tekan Angka Kemiskinan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    12 Januari 2026 pukul 16:56 WITA

    Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2026-2030, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah (Setda) Berau, Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

    Tanjung Redeb - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau resmi menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan BAZNAS periode 2026-2030, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah (Setda) Berau, Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb, Senin (12/1/2026).

    Pelantikan pimpinan BAZNAS dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, Wakil Ketua III dan IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya menegaskan bahwa pimpinan BAZNAS yang baru dilantik mengemban amanah besar dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    "Tidak semua orang bisa menjadi pengurus BAZNAS. Ini adalah amanah yang besar, sehingga pengurus terpilih harus bekerja dengan komitmen, kepemimpinan, dan tanggung jawab penuh," tegas Sri.

    Ia menjelaskan, pemilihan pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau telah melalui proses panjang dengan berbagai pertimbangan serta diskusi bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Nasional, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    "Diskusi yang kami lakukan cukup panjang. Ada perbedaan pendapat, namun akhirnya kami sepakat menetapkan lima orang pimpinan yang dilantik hari ini," ujarnya.

    Dirinya pun meyakini pimpinan BAZNAS terpilih memiliki kompetensi untuk mengelola zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat fungsi sosial kemasyarakatan dalam mendukung pemberdayaan mustahik.

    "Saat ini kita tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada APBD. BAZNAS harus mampu mendorong pengelolaan potensi sumber daya alam dan pembinaan sumber daya manusia agar masyarakat lebih mandiri secara ekonomi," katanya.

    Selain itu, Sri meminta seluruh OPD terkait untuk berkolaborasi aktif dengan BAZNAS dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.

    "BAZNAS adalah mitra pemerintah daerah. Kolaborasi dengan OPD seperti Diskoperindag dan DPMK sangat penting, terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan Badan Usaha Milik Kampung," tambahnya.

    Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2026-2030, Muhammad Gazali, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.

    "Terima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh jajaran atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin untuk memberikan dampak nyata dalam pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Berau," ujar Gazali.

    Ia pun menyebutkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 12.500 warga miskin di Kabupaten Berau yang perlu ditangani secara bersama-sama.

    "BAZNAS merupakan bagian dari pemerintah daerah. Dengan dukungan OPD dan perusahaan, kami optimistis dapat membantu pemerintah daerah menurunkan angka kemiskinan dan meringankan beban pemerintah," pungkasnya.

    (Sf/Rs)