Cari disini...
Seputar Kaltim
Proses evakusi mobil pick up yang terperosok ke jurang di Jalan Tembus sempat sebabkan kemacetan panjang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Selasa (5/5/2026) pagi menyebabkan arus kendaraan tersendat cukup lama. Hingga pukul 10.30 WITA, kemacetan masih terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di simpang tiga lampu merah Jalan Tembus. Sebuah mobil pikap dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih tiga meter setelah diduga kehilangan kendali di tikungan sebelum tanjakan.
Insiden ini berdampak pada arus lalu lintas dari arah BSD menuju pusat kota. Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju, bahkan sempat mengular akibat proses evakuasi di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan kendaraan masih terjadi hingga pukul 10.30 WITA. Antrean cukup panjang terlihat di jalur menuju simpang lampu merah.
Relawan Indonesian Escorting Ambulance (IEA), Hendriawan menyampaikan keterangan awal dari pengemudi mengarah pada upaya menghindari sesuatu di jalan.
“Dari informasi yang kami terima, sopir mengaku kaget karena melihat ada perempuan berambut panjang menyeberang, sehingga refleks membanting setir,” ujarnya.
Korban diketahui seorang pria berusia sekitar 50 tahun yang saat itu mengemudi bersama anaknya. Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka di bagian kepala, tetapi dalam kondisi sadar. Sementara sang anak hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan di RS Pupuk Kaltim.
Hendriawan juga menyebut lokasi tersebut memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Dalam catatannya, insiden lalu lintas di kawasan itu terjadi berulang dalam kurun waktu tertentu.
“Di titik itu memang cukup sering terjadi kecelakaan. Dalam satu bulan bisa dua sampai tiga kejadian,” katanya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Proses evakusi mobil pick up yang terperosok ke jurang di Jalan Tembus sempat sebabkan kemacetan panjang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Selasa (5/5/2026) pagi menyebabkan arus kendaraan tersendat cukup lama. Hingga pukul 10.30 WITA, kemacetan masih terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di simpang tiga lampu merah Jalan Tembus. Sebuah mobil pikap dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih tiga meter setelah diduga kehilangan kendali di tikungan sebelum tanjakan.
Insiden ini berdampak pada arus lalu lintas dari arah BSD menuju pusat kota. Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju, bahkan sempat mengular akibat proses evakuasi di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan kendaraan masih terjadi hingga pukul 10.30 WITA. Antrean cukup panjang terlihat di jalur menuju simpang lampu merah.
Relawan Indonesian Escorting Ambulance (IEA), Hendriawan menyampaikan keterangan awal dari pengemudi mengarah pada upaya menghindari sesuatu di jalan.
“Dari informasi yang kami terima, sopir mengaku kaget karena melihat ada perempuan berambut panjang menyeberang, sehingga refleks membanting setir,” ujarnya.
Korban diketahui seorang pria berusia sekitar 50 tahun yang saat itu mengemudi bersama anaknya. Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka di bagian kepala, tetapi dalam kondisi sadar. Sementara sang anak hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan di RS Pupuk Kaltim.
Hendriawan juga menyebut lokasi tersebut memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Dalam catatannya, insiden lalu lintas di kawasan itu terjadi berulang dalam kurun waktu tertentu.
“Di titik itu memang cukup sering terjadi kecelakaan. Dalam satu bulan bisa dua sampai tiga kejadian,” katanya.
(Sf/Lo)