Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, (Foto: Lisda/seputarfakta.com).
Sangatta – Polres Kutai Timur (Kutim) mengantisipasi potensi balap liar dan konvoi kendaraan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban maupun membahayakan pengguna jalan.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan antusiasme masyarakat untuk mendukung tim favorit kerap memicu konvoi kendaraan dan pelanggaran lalu lintas. Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan saat merayakan kemenangan tim yang didukung.
"Kami mengingatkan agar antusiasme mendukung tim favorit tidak diwujudkan melalui tindakan yang membahayakan keselamatan, seperti konvoi kendaraan yang tidak tertib, balap liar, maupun pelanggaran lalu lintas lainnya,” ujar AKBP Fauzan.
Menurutnya, konvoi kendaraan yang tidak tertib berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, polisi juga mewaspadai munculnya balap liar dan penggunaan knalpot brong yang sering dikeluhkan masyarakat.
AKBP Fauzan menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran selama turnamen berlangsung.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas balap liar maupun penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat. Selain mengganggu ketertiban umum, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Masyarakat juga diminta tetap menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, termasuk helm bagi pengendara sepeda motor, serta tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah setelah menonton pertandingan hingga larut malam.
Selama Piala Dunia berlangsung, Polres Kutim akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas dan gangguan ketertiban.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, (Foto: Lisda/seputarfakta.com).
Sangatta – Polres Kutai Timur (Kutim) mengantisipasi potensi balap liar dan konvoi kendaraan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban maupun membahayakan pengguna jalan.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan antusiasme masyarakat untuk mendukung tim favorit kerap memicu konvoi kendaraan dan pelanggaran lalu lintas. Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan saat merayakan kemenangan tim yang didukung.
"Kami mengingatkan agar antusiasme mendukung tim favorit tidak diwujudkan melalui tindakan yang membahayakan keselamatan, seperti konvoi kendaraan yang tidak tertib, balap liar, maupun pelanggaran lalu lintas lainnya,” ujar AKBP Fauzan.
Menurutnya, konvoi kendaraan yang tidak tertib berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, polisi juga mewaspadai munculnya balap liar dan penggunaan knalpot brong yang sering dikeluhkan masyarakat.
AKBP Fauzan menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran selama turnamen berlangsung.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas balap liar maupun penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat. Selain mengganggu ketertiban umum, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Masyarakat juga diminta tetap menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, termasuk helm bagi pengendara sepeda motor, serta tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah setelah menonton pertandingan hingga larut malam.
Selama Piala Dunia berlangsung, Polres Kutim akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas dan gangguan ketertiban.
(Sf/RS)