Seputar Kaltim

    PHU Paser Tunggu Arahan Pusat soal Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    11 Maret 2026 pukul 13:49 WITA

    Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Paser pada Tahun 2025 (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kantor Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Paser masih menunggu arahan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait dengan keberangkatan jemaah haji di 2026.

    Ini dikarenakan pecahnya konflik di wilayah Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi keselamatan jemaah haji dari Indonesia, apabila konflik tersebut berlangsung hingga jadwal keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan pada akhir April 2026.

    Kepala Kantor PHU Paser, Abdurrahman menjelaskan meskipun konflik di wilayah Timur Tengah masih berlangsung, pihaknya masih tetap melakukan penyelesaian tahapan administrasi keberangkatan jemaah haji.

    "Kelengkapan administrasi masih terus berjalan. Saat ini sudah masuk dalam tahapan pembuatan visa jemaah di kementerian pusat," ucap Abdurrahman, Rabu (11/3/2026).

    Dengan adanya konflik yang memanas di wilayah Timur Tengah, ia tidak menepis kemungkinan adanya perubahan skenario keberangkatan jemaah haji dari Indonesia guna mempertimbangkan keselamatan jemaah.

    Salah satu hal yang mungkin dilakukan untuk menyiasati hal tersebut dengan melakukan perubahan rute jalur keberangkatan jemaah haji dari Indonesia.

    "Sampai saat ini kami masih menunggu arahan dari kementerian pusat terkait dengan keberangkatan jemaah," jelasnya.

    Untuk diketahui jemaah haji asal Paser yang dijadwalkan berangkat pada April-Mei mendatang sebanyak 547 jemaah, terbagi dalam tiga kloter keberangkatan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    PHU Paser Tunggu Arahan Pusat soal Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    11 Maret 2026 pukul 13:49 WITA

    Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Paser pada Tahun 2025 (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kantor Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Paser masih menunggu arahan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait dengan keberangkatan jemaah haji di 2026.

    Ini dikarenakan pecahnya konflik di wilayah Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi keselamatan jemaah haji dari Indonesia, apabila konflik tersebut berlangsung hingga jadwal keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan pada akhir April 2026.

    Kepala Kantor PHU Paser, Abdurrahman menjelaskan meskipun konflik di wilayah Timur Tengah masih berlangsung, pihaknya masih tetap melakukan penyelesaian tahapan administrasi keberangkatan jemaah haji.

    "Kelengkapan administrasi masih terus berjalan. Saat ini sudah masuk dalam tahapan pembuatan visa jemaah di kementerian pusat," ucap Abdurrahman, Rabu (11/3/2026).

    Dengan adanya konflik yang memanas di wilayah Timur Tengah, ia tidak menepis kemungkinan adanya perubahan skenario keberangkatan jemaah haji dari Indonesia guna mempertimbangkan keselamatan jemaah.

    Salah satu hal yang mungkin dilakukan untuk menyiasati hal tersebut dengan melakukan perubahan rute jalur keberangkatan jemaah haji dari Indonesia.

    "Sampai saat ini kami masih menunggu arahan dari kementerian pusat terkait dengan keberangkatan jemaah," jelasnya.

    Untuk diketahui jemaah haji asal Paser yang dijadwalkan berangkat pada April-Mei mendatang sebanyak 547 jemaah, terbagi dalam tiga kloter keberangkatan.

    (Sf/Lo)