PGRI Bontang Selatan, Utara dan Barat Gelar Konfercab, Pilih Kepengurusan Masa Bakti 2025-2030

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    14 Januari 2026 06:17 WIB

    Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris dalam kegiatan Konferensi Cabang PGRI Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bontang Selatan, Utara dan Barat menggelar Konferensi Cabang (Konfercab), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (14/01/2026). 

    Ini menjadi agenda organisasi dalam rangka pemilihan Ketua dan kepengurusan PGRI Cabang masa bakti 2025–2030. Tema yang diusung Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. 

    Ketua PGRI Kota Bontang, Saparudin dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan anggota serta berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Ia mendorong pengurus terpilih nantinya untuk mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.

    “Program kerja harus disusun secara tepat, dibutuhkan oleh anggota dan dilaksanakan dengan mengacu pada AD/ART. Dengan begitu diharapkan lahir inovasi dan transformasi dalam peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.

    Selain agenda organisasi, konferensi juga menjadi ruang penyampaian informasi terkait perkembangan dunia pendidikan di Kota Bontang, termasuk rencana pelaksanaan Program Bontang Pintar. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pada 2026 dengan sasaran peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Ia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah dalam mencapai berbagai target di bidang pendidikan. Salah satunya Program Bontang Pintar (KBP) yang menjadi pondasi utama dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inklusif dan berdaya saing. 

    “Pemerintah kota memfinalisasi implementasi KBP mulai 2026 dengan alokasi anggaran Rp29 Miliar untuk sekitar 29 ribu peserta didik PAUD, TK, SD dan SMP,” ucap Agus Haris.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    PGRI Bontang Selatan, Utara dan Barat Gelar Konfercab, Pilih Kepengurusan Masa Bakti 2025-2030

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    14 Januari 2026 06:17 WIB

    Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris dalam kegiatan Konferensi Cabang PGRI Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bontang Selatan, Utara dan Barat menggelar Konferensi Cabang (Konfercab), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (14/01/2026). 

    Ini menjadi agenda organisasi dalam rangka pemilihan Ketua dan kepengurusan PGRI Cabang masa bakti 2025–2030. Tema yang diusung Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. 

    Ketua PGRI Kota Bontang, Saparudin dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan anggota serta berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Ia mendorong pengurus terpilih nantinya untuk mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.

    “Program kerja harus disusun secara tepat, dibutuhkan oleh anggota dan dilaksanakan dengan mengacu pada AD/ART. Dengan begitu diharapkan lahir inovasi dan transformasi dalam peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.

    Selain agenda organisasi, konferensi juga menjadi ruang penyampaian informasi terkait perkembangan dunia pendidikan di Kota Bontang, termasuk rencana pelaksanaan Program Bontang Pintar. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pada 2026 dengan sasaran peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Ia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah dalam mencapai berbagai target di bidang pendidikan. Salah satunya Program Bontang Pintar (KBP) yang menjadi pondasi utama dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inklusif dan berdaya saing. 

    “Pemerintah kota memfinalisasi implementasi KBP mulai 2026 dengan alokasi anggaran Rp29 Miliar untuk sekitar 29 ribu peserta didik PAUD, TK, SD dan SMP,” ucap Agus Haris.

    (Sf/Lo)