Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah. (Foto: Dokumentasi Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri 1446 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda telah menyiapkan langkah khusus untuk menangani lonjakan volume sampah.
Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menyampaikan bahwa para petugas kebersihan akan bekerja lembur selama tujuh hari, yakni tiga hari sebelum dan empat hari setelah hari raya.
“Kami sudah melakukan rapat kedua dengan koordinator lapangan dan pengawas," kata Endang.
Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa sopir truk sampah juga akan lembur untuk memastikan sampah segera diangkut. Petugas tetap bekerja dalam shift, namun dihitung sebagai lembur tanpa ada penambahan tenaga kerja.
"Mereka tetap bekerja dengan shift seperti biasa, hanya saja, volume pekerjaan mereka bertambah,” ujar Endang.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem kerja yang diterapkan adalah "kejar sampah," di mana sampah yang muncul akan langsung diangkut. Ia pun mengatakan armada yang ada saat ini masih memadai, meski beberapa kendaraan tua mengalami kendala teknis.
Sebagai upaya mendukung kebersihan kota selama perayaan Idulfitri, Wali Kota Samarinda telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 600.1.17.3/0227/100.12 tentang Bersih Sampah Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan saat melakukan ziarah kubur dengan tidak meninggalkan sampah di area pemakaman.
Pada H-1 Idulfitri atau tanggal 30 Maret 2025, warga diminta membuang sampah ke TPS yang telah ditentukan dengan batas waktu pembuangan terakhir pukul 21.00 WITA.
Pada hari H dan H+1 Idulfitri, yakni tanggal 31 Maret hingga 1 April 2025, masyarakat diimbau untuk menyimpan sampah di rumah karena pada hari tersebut petugas akan fokus mengangkut sisa sampah H-1 dan kertas alas salat Idulfitri.
Pembuangan sampah dapat kembali dilakukan secara normal mulai H+2 Idulfitri atau tanggal 2 April 2025, dengan jadwal pembuangan ke TPS pada pukul 18.00 hingga 06.00 WITA.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diingatkan untuk tidak membuang sampah ke sungai demi menjaga kebersihan lingkungan.
Warga juga dianjurkan menggunakan tas belanja guna ulang saat berbelanja di pasar tradisional, modern, maupun ritel guna mengurangi limbah plastik dan kantong kresek.
Kebersihan lingkungan di masing-masing wilayah juga harus tetap dijaga agar suasana Idulfitri tetap nyaman dan bersih.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah. (Foto: Dokumentasi Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri 1446 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda telah menyiapkan langkah khusus untuk menangani lonjakan volume sampah.
Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menyampaikan bahwa para petugas kebersihan akan bekerja lembur selama tujuh hari, yakni tiga hari sebelum dan empat hari setelah hari raya.
“Kami sudah melakukan rapat kedua dengan koordinator lapangan dan pengawas," kata Endang.
Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa sopir truk sampah juga akan lembur untuk memastikan sampah segera diangkut. Petugas tetap bekerja dalam shift, namun dihitung sebagai lembur tanpa ada penambahan tenaga kerja.
"Mereka tetap bekerja dengan shift seperti biasa, hanya saja, volume pekerjaan mereka bertambah,” ujar Endang.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem kerja yang diterapkan adalah "kejar sampah," di mana sampah yang muncul akan langsung diangkut. Ia pun mengatakan armada yang ada saat ini masih memadai, meski beberapa kendaraan tua mengalami kendala teknis.
Sebagai upaya mendukung kebersihan kota selama perayaan Idulfitri, Wali Kota Samarinda telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 600.1.17.3/0227/100.12 tentang Bersih Sampah Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan saat melakukan ziarah kubur dengan tidak meninggalkan sampah di area pemakaman.
Pada H-1 Idulfitri atau tanggal 30 Maret 2025, warga diminta membuang sampah ke TPS yang telah ditentukan dengan batas waktu pembuangan terakhir pukul 21.00 WITA.
Pada hari H dan H+1 Idulfitri, yakni tanggal 31 Maret hingga 1 April 2025, masyarakat diimbau untuk menyimpan sampah di rumah karena pada hari tersebut petugas akan fokus mengangkut sisa sampah H-1 dan kertas alas salat Idulfitri.
Pembuangan sampah dapat kembali dilakukan secara normal mulai H+2 Idulfitri atau tanggal 2 April 2025, dengan jadwal pembuangan ke TPS pada pukul 18.00 hingga 06.00 WITA.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diingatkan untuk tidak membuang sampah ke sungai demi menjaga kebersihan lingkungan.
Warga juga dianjurkan menggunakan tas belanja guna ulang saat berbelanja di pasar tradisional, modern, maupun ritel guna mengurangi limbah plastik dan kantong kresek.
Kebersihan lingkungan di masing-masing wilayah juga harus tetap dijaga agar suasana Idulfitri tetap nyaman dan bersih.
(Sf/By)