Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret mesin pertanian (Dok: freepik)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) kerap menerima aduan dari petani soal kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Para petani mengeluhkan BBM yang didapat tidak cukup untuk mengisi tangki mesin pertanian, seperti traktor hingga perontok padi yang membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan telah menyampaikan surat rekomendasi kepada Pertamina agar distribusi BBM bersubsidi sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
“Kita mengirimkan surat rekomendasi ke Pertamina untuk memudahkan petani kita dalam mendapatkan BBM bersubsidi sesuai kebutuhan mesin pertanian,” ucap Andi Trasodiharto, Rabu (24/9/2025).
“Ada ratusan petani yang mendapat rekomendasi dari kita dan mereka itu masuk dalam data karena memang memiliki mesin pertanian,” sambungnya.
Pasokan BBM bersubsidi untuk aktivitas pertanian dianggap tidak bisa disamakan dengan kebutuhan kendaraan pribadi, terutama saat memasuki masa panen maupun olah lahan yang membutuhkan pasokan BBM dalam skala besar.
Kini Pertamina telah menunjuk SPBU yang terletak di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu sebagai lokasi penyaluran BBM bersubsidi kepada petani.
“Jadi ada salah satu SPBU di wilayah kita yang ditunjuk Pertamina, yaitu di Labangka Barat. Kini permasalahan terkait kesulitan petani dalam mendapatkan BBM bersubsidi telah terselesaikan,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret mesin pertanian (Dok: freepik)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) kerap menerima aduan dari petani soal kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Para petani mengeluhkan BBM yang didapat tidak cukup untuk mengisi tangki mesin pertanian, seperti traktor hingga perontok padi yang membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan telah menyampaikan surat rekomendasi kepada Pertamina agar distribusi BBM bersubsidi sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
“Kita mengirimkan surat rekomendasi ke Pertamina untuk memudahkan petani kita dalam mendapatkan BBM bersubsidi sesuai kebutuhan mesin pertanian,” ucap Andi Trasodiharto, Rabu (24/9/2025).
“Ada ratusan petani yang mendapat rekomendasi dari kita dan mereka itu masuk dalam data karena memang memiliki mesin pertanian,” sambungnya.
Pasokan BBM bersubsidi untuk aktivitas pertanian dianggap tidak bisa disamakan dengan kebutuhan kendaraan pribadi, terutama saat memasuki masa panen maupun olah lahan yang membutuhkan pasokan BBM dalam skala besar.
Kini Pertamina telah menunjuk SPBU yang terletak di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu sebagai lokasi penyaluran BBM bersubsidi kepada petani.
“Jadi ada salah satu SPBU di wilayah kita yang ditunjuk Pertamina, yaitu di Labangka Barat. Kini permasalahan terkait kesulitan petani dalam mendapatkan BBM bersubsidi telah terselesaikan,” tandasnya.
(Sf/Lo)