Seputar Kaltim

    Petani Berau Keluhkan Pupuk Sulit Didapat, Disbun Sebut Koperasi jadi Solusi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2025 pukul 19:08 WITA

    Ilustrasi pupuk. (Freepik)

    Tanjung Redeb - Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini menanggapi terkait Petani mandiri perkebunan sawit di Kabupaten Berau yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi di pasaran.

    Ia menyampaikan, saat ini tidak ada lagi pupuk subsidi dari pemerintah untuk perkebunan, semuanya harus melalui swadaya. Namun, ia juga mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk mencari solusi terkait keluhan petani.

    "PKT sebenarnya sudah siap mengalokasikan pupuk untuk petani Berau, namun harus ada pendataan yang jelas, seperti siapa yang mengajukan dan siapa yang akan mengelola pupuk tersebut," kata Kepala Disbun Berau, Lita Handini.

    Dirinya juga mengatakan, salah satu solusi yang dapat diusulkan yakni melalui koperasi petani. Namun, koperasi harus melakukan pemesanan dalam jumlah besar, minimal satu ton pupuk.  

    "Misalnya, koperasi yang terdiri dari gabungan beberapa puluh petani dapat memesan hingga 30 ton, sehingga langsung dilayani oleh PKT. PKT ini tidak melayani penjualan eceran," tuturnya.

    Ia juga menyampaikan kesiapan Disbun Berau untuk menjadi penghubung antara koperasi dengan PKT untuk menjalin kerja sama pengadaan pupuk. 

    "Di Berau sendiri sudah ada petugas dari PKT. Mereka tentunya akan membantu dalam proses pengadaan dan distribusi pupuk kepada koperasi yang berminat," bebernya.

    Lita berharap dengan adanya mekanisme ini, para petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperlancar distribusi pupuk di wilayah Kabupaten Berau.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Petani Berau Keluhkan Pupuk Sulit Didapat, Disbun Sebut Koperasi jadi Solusi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2025 pukul 19:08 WITA

    Ilustrasi pupuk. (Freepik)

    Tanjung Redeb - Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini menanggapi terkait Petani mandiri perkebunan sawit di Kabupaten Berau yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi di pasaran.

    Ia menyampaikan, saat ini tidak ada lagi pupuk subsidi dari pemerintah untuk perkebunan, semuanya harus melalui swadaya. Namun, ia juga mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk mencari solusi terkait keluhan petani.

    "PKT sebenarnya sudah siap mengalokasikan pupuk untuk petani Berau, namun harus ada pendataan yang jelas, seperti siapa yang mengajukan dan siapa yang akan mengelola pupuk tersebut," kata Kepala Disbun Berau, Lita Handini.

    Dirinya juga mengatakan, salah satu solusi yang dapat diusulkan yakni melalui koperasi petani. Namun, koperasi harus melakukan pemesanan dalam jumlah besar, minimal satu ton pupuk.  

    "Misalnya, koperasi yang terdiri dari gabungan beberapa puluh petani dapat memesan hingga 30 ton, sehingga langsung dilayani oleh PKT. PKT ini tidak melayani penjualan eceran," tuturnya.

    Ia juga menyampaikan kesiapan Disbun Berau untuk menjadi penghubung antara koperasi dengan PKT untuk menjalin kerja sama pengadaan pupuk. 

    "Di Berau sendiri sudah ada petugas dari PKT. Mereka tentunya akan membantu dalam proses pengadaan dan distribusi pupuk kepada koperasi yang berminat," bebernya.

    Lita berharap dengan adanya mekanisme ini, para petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperlancar distribusi pupuk di wilayah Kabupaten Berau.

    (Sf/Rs)