Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Peta Wisata Kaltim Lebaran 2026, Ratusan Ribu Wisatawan Diprediksi Padati 10 Daerah dan IKN
Samarinda - Momen libur Lebaran 2026 dipastikan akan kembali menggeliatkan sektor pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim).
Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim telah memetakan puluhan destinasi wisata di 10 kabupaten/kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung secara signifikan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaq, menyebut pemetaan ini disusun berdasarkan rekam jejak jumlah kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun 2025 lalu.
"Kami di dispar mencoba memetakan destinasi di 10 kabupaten kota yang berpotensi akan membludak di libur lebaran tahun ini," ujar Restiawan.
Berdasarkan data historis tahun lalu, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU) memegang rekor kunjungan tertinggi.
Di Kutai Kartanegara, tercatat 105.796 kunjungan wisatawan yang berpusat di pesisir seperti Pantai Ambalat Samboja, Pantai Tanah Merah, dan Lake View Samboja, hingga wisata edukasi Museum Mulawarman dan Pantai Panrita Lopi.
Sementara itu, Kabupaten PPU menempel ketat dengan 100.560 kunjungan yang menjadikan Pantai Tanjung Jumlai, Pantai Nipah-Nipah Bahari, Pantai Istana Amal, serta pemandian Babulu Intan Jaya dan Ofamart sebagai primadona.
Beralih ke kawasan perkotaan, Kota Balikpapan diprediksi akan menyedot 72.898 pengunjung yang didominasi oleh penikmat wisata bahari di Pantai Manggar Segara Sari dan Pantai Lamaru, disusul Penangkaran Buaya Teritip, Pantai Cemara, dan KWPLH Beruang Madu.
Ibu kota provinsi, Samarinda, juga diperkirakan menyumbang sekitar 55.000 kunjungan melalui destinasi populer seperti Jungle Water World, Rumah Ulin Arya, Salma Shofa, Puncak Samarinda, hingga wisata budaya di Desa Pampang.
Magnet pariwisata Kaltim juga tersebar kuat di kawasan utara dan pesisir lainnya. Kota Bontang siap menyambut sekitar 32.000 wisatawan yang biasanya memadati Pulau Beras Basah, Bontang Mangrove Park, Lembah Permai, hingga kawasan Bontang Kuala.
Di Kabupaten Kutai Timur, diperkirakan ada 28.000 wisatawan yang akan bersantai di Pantai Kenyamukan, Pantai Teluk Lombok, Embung Wisata Banyu Langit, dan Taman Nasional Kutai (Prevab).
Tidak ketinggalan, pesona Kabupaten Berau diprediksi akan menarik 25.000 kunjungan ke Pulau Derawan, Pulau Maratua, Labuan Cermin, Air Panas Asin Pemapak, hingga Danau Kakaban.
Untuk wilayah selatan dan pedalaman, Kabupaten Paser menargetkan sekitar 22.000 kunjungan yang berpusat di Kemilau Laut Pondong, Museum Sadurengas, indahnya Gunung Embun (Saing Boga), serta Air Terjun Doyam Turu.
Di Kabupaten Kutai Barat, pesona alam seperti Air Terjun Jantur Mapan, Danau Aco, dan Taman Budaya Sendawar diperkirakan akan memikat 18.000 wisatawan.
Sementara itu, Kabupaten Mahakam Ulu diprediksi menyumbang sekitar 5.000 kunjungan lewat eksotisme Batu Dinding, Air Terjun Kohong, dan Wisata Budaya Long Bagun.
Menariknya, selain 10 daerah tersebut, Ibu Kota Nusantara (IKN) secara khusus mencatat lonjakan luar biasa hingga lebih dari 65.000 pengunjung pada tahun lalu, yang menjadikannya magnet wisata baru paling dominan di Kaltim.
Kendati telah memetakan destinasi di atas, Restiawan mengatakan terdapat perbedaan lama liburan antara tahun lalu dengan tahun ini.
Pada tahun lalu, libur lebaran cenderung lebih lama mencapai 7 hari, sedangkan tahun ini hanya 4 hari. Namun, prediksinya perolehan angka kunjungan tidak akan jauh berbeda.
"Ya paling gak jauh-jauh (selisihnya)," kata dia.
Selain pengunjung dari dalam daerah, pihaknya juga menyebut kunjungan dari wisatawan mancanegara turut mengisi liburan di Benua Etam, seperti dari Malaysia dan Brunei Darussalam.
Hal ini didukung dengan ketersediaan konektivitas udara yang semakin memadai melalui Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.
"Sekarang kan ada Royal Brunei Airlines, mudah mudahan lah ada wisatawan dari sana yang datang," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Peta Wisata Kaltim Lebaran 2026, Ratusan Ribu Wisatawan Diprediksi Padati 10 Daerah dan IKN
Samarinda - Momen libur Lebaran 2026 dipastikan akan kembali menggeliatkan sektor pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim).
Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim telah memetakan puluhan destinasi wisata di 10 kabupaten/kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung secara signifikan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaq, menyebut pemetaan ini disusun berdasarkan rekam jejak jumlah kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun 2025 lalu.
"Kami di dispar mencoba memetakan destinasi di 10 kabupaten kota yang berpotensi akan membludak di libur lebaran tahun ini," ujar Restiawan.
Berdasarkan data historis tahun lalu, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU) memegang rekor kunjungan tertinggi.
Di Kutai Kartanegara, tercatat 105.796 kunjungan wisatawan yang berpusat di pesisir seperti Pantai Ambalat Samboja, Pantai Tanah Merah, dan Lake View Samboja, hingga wisata edukasi Museum Mulawarman dan Pantai Panrita Lopi.
Sementara itu, Kabupaten PPU menempel ketat dengan 100.560 kunjungan yang menjadikan Pantai Tanjung Jumlai, Pantai Nipah-Nipah Bahari, Pantai Istana Amal, serta pemandian Babulu Intan Jaya dan Ofamart sebagai primadona.
Beralih ke kawasan perkotaan, Kota Balikpapan diprediksi akan menyedot 72.898 pengunjung yang didominasi oleh penikmat wisata bahari di Pantai Manggar Segara Sari dan Pantai Lamaru, disusul Penangkaran Buaya Teritip, Pantai Cemara, dan KWPLH Beruang Madu.
Ibu kota provinsi, Samarinda, juga diperkirakan menyumbang sekitar 55.000 kunjungan melalui destinasi populer seperti Jungle Water World, Rumah Ulin Arya, Salma Shofa, Puncak Samarinda, hingga wisata budaya di Desa Pampang.
Magnet pariwisata Kaltim juga tersebar kuat di kawasan utara dan pesisir lainnya. Kota Bontang siap menyambut sekitar 32.000 wisatawan yang biasanya memadati Pulau Beras Basah, Bontang Mangrove Park, Lembah Permai, hingga kawasan Bontang Kuala.
Di Kabupaten Kutai Timur, diperkirakan ada 28.000 wisatawan yang akan bersantai di Pantai Kenyamukan, Pantai Teluk Lombok, Embung Wisata Banyu Langit, dan Taman Nasional Kutai (Prevab).
Tidak ketinggalan, pesona Kabupaten Berau diprediksi akan menarik 25.000 kunjungan ke Pulau Derawan, Pulau Maratua, Labuan Cermin, Air Panas Asin Pemapak, hingga Danau Kakaban.
Untuk wilayah selatan dan pedalaman, Kabupaten Paser menargetkan sekitar 22.000 kunjungan yang berpusat di Kemilau Laut Pondong, Museum Sadurengas, indahnya Gunung Embun (Saing Boga), serta Air Terjun Doyam Turu.
Di Kabupaten Kutai Barat, pesona alam seperti Air Terjun Jantur Mapan, Danau Aco, dan Taman Budaya Sendawar diperkirakan akan memikat 18.000 wisatawan.
Sementara itu, Kabupaten Mahakam Ulu diprediksi menyumbang sekitar 5.000 kunjungan lewat eksotisme Batu Dinding, Air Terjun Kohong, dan Wisata Budaya Long Bagun.
Menariknya, selain 10 daerah tersebut, Ibu Kota Nusantara (IKN) secara khusus mencatat lonjakan luar biasa hingga lebih dari 65.000 pengunjung pada tahun lalu, yang menjadikannya magnet wisata baru paling dominan di Kaltim.
Kendati telah memetakan destinasi di atas, Restiawan mengatakan terdapat perbedaan lama liburan antara tahun lalu dengan tahun ini.
Pada tahun lalu, libur lebaran cenderung lebih lama mencapai 7 hari, sedangkan tahun ini hanya 4 hari. Namun, prediksinya perolehan angka kunjungan tidak akan jauh berbeda.
"Ya paling gak jauh-jauh (selisihnya)," kata dia.
Selain pengunjung dari dalam daerah, pihaknya juga menyebut kunjungan dari wisatawan mancanegara turut mengisi liburan di Benua Etam, seperti dari Malaysia dan Brunei Darussalam.
Hal ini didukung dengan ketersediaan konektivitas udara yang semakin memadai melalui Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.
"Sekarang kan ada Royal Brunei Airlines, mudah mudahan lah ada wisatawan dari sana yang datang," pungkasnya.
(Sf/Rs)