Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin saat diwawancarai terkait kondisi peserta NFSC 2025 yang mengalami cidera. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Peserta National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2025 dari Kota Malang mengalami cidera otak setelah terjatuh saat latihan.
Korban pun kemungkinan akan dioprasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin mengatakan berdasarkan hasil rontgen RSUD Taman Husada Bontang, korban mengalami pendarahan di bagian otak kecil.
“Jadi masih harus dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).
Pihaknya juga telah menghubungi pihak keluarga, untuk memberitahukan kondisi yang dialami peserta tersebut.
“Bu Sekda sudah berkoordinasi dengan RSUD untuk segera menangani,” tambahnya.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi ketika peserta sedang melakukan latihan di pagi hari, sebelum perlombaan dimulai. “Cideranya bukan saat pertandingan, tapi saat latihan,” jelasnya.
Peserta, lanjut Amiluddin, telah dirawat sejak Selasa (25/2/2025) lalu dan kondisinya sekarang telah berangsur membaik.
“Saat ini yang bersangkutan ada di ruang perawatan satu, kemungkinan akan dioprasi, maka dari itu kita hubungi pihak keluarga,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin saat diwawancarai terkait kondisi peserta NFSC 2025 yang mengalami cidera. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Peserta National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2025 dari Kota Malang mengalami cidera otak setelah terjatuh saat latihan.
Korban pun kemungkinan akan dioprasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin mengatakan berdasarkan hasil rontgen RSUD Taman Husada Bontang, korban mengalami pendarahan di bagian otak kecil.
“Jadi masih harus dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).
Pihaknya juga telah menghubungi pihak keluarga, untuk memberitahukan kondisi yang dialami peserta tersebut.
“Bu Sekda sudah berkoordinasi dengan RSUD untuk segera menangani,” tambahnya.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi ketika peserta sedang melakukan latihan di pagi hari, sebelum perlombaan dimulai. “Cideranya bukan saat pertandingan, tapi saat latihan,” jelasnya.
Peserta, lanjut Amiluddin, telah dirawat sejak Selasa (25/2/2025) lalu dan kondisinya sekarang telah berangsur membaik.
“Saat ini yang bersangkutan ada di ruang perawatan satu, kemungkinan akan dioprasi, maka dari itu kita hubungi pihak keluarga,” pungkasnya.
(Sf/By)