Cari disini...
Seputar Kaltim
Paralayang di Sultan Hill Desa Lempesu, Kabupaten Paser. (Foto: Dok.Pribadi)
Tana Paser - Event bertajuk International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) Paser Series 1 akan dijadwalkan bergulir pada 4-7 Juni 2026 di Sultan Hill, Desa Lempesu, Kecamatan Paser Belengkong, Paser.
Event berskala Internasional tersebut akan diikuti oleh sejumlah peserta dari luar Indonesia seperti, Malaysia, Singapura, Thailand, Ukraina dan Belanda.
Kepala Cabang Paralayang Pengkab Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paser, Alfansuri Hidayat menyebut, hingga kini sudah ada sekitar 60 atlet dari luar Kalimantan Timur (Kaltim) serta lima negara yang telah mengkonfirmasi keikutsertaan dalam event tersebut.
"Pembenahan terus dilakukan guna memenuhi standar event yang akan dilaksanakan di Sultan Hill," kata Alfiansuri Hidayat, Sabtu (30/5/2026).
Pembenahan di beberapa bagian juga telah dilakukan seperti area take off, pembersihan rumput-rumput serta perluasan area landing.
Pada area landing, sudah dilakukan diperluas setara lebih dari satu kali lapangan sepak bola atau sekitar 1,5 hektare.
Sementara pada area take off, pembersihan terhadap pepohonan yang dinilai dapat menjadi penghambat jalur penerbangan juga telah dibersihkan.
Alfian menyebut, persoalan anggaran pada persiapan pelaksanaan event itu menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi panitia saat ini.
Maka itu, pihaknya membuka peluang kepada pihak ketiga yang ingin menjadi sponsor dalam pelaksanaan event itu.
Event itu juga diharapkan dapat menjadi ajang guna memperkenalkan potensi destinasi wisata Paser ke kancah nasional hingga internasional.
"Paralayang bukan hanya sekadar kegiatan olahraga. Namun juga dapat dijadikan momen untuk memperkenalkan potensi daerah khususnya Kabupaten Paser," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Paralayang di Sultan Hill Desa Lempesu, Kabupaten Paser. (Foto: Dok.Pribadi)
Tana Paser - Event bertajuk International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) Paser Series 1 akan dijadwalkan bergulir pada 4-7 Juni 2026 di Sultan Hill, Desa Lempesu, Kecamatan Paser Belengkong, Paser.
Event berskala Internasional tersebut akan diikuti oleh sejumlah peserta dari luar Indonesia seperti, Malaysia, Singapura, Thailand, Ukraina dan Belanda.
Kepala Cabang Paralayang Pengkab Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paser, Alfansuri Hidayat menyebut, hingga kini sudah ada sekitar 60 atlet dari luar Kalimantan Timur (Kaltim) serta lima negara yang telah mengkonfirmasi keikutsertaan dalam event tersebut.
"Pembenahan terus dilakukan guna memenuhi standar event yang akan dilaksanakan di Sultan Hill," kata Alfiansuri Hidayat, Sabtu (30/5/2026).
Pembenahan di beberapa bagian juga telah dilakukan seperti area take off, pembersihan rumput-rumput serta perluasan area landing.
Pada area landing, sudah dilakukan diperluas setara lebih dari satu kali lapangan sepak bola atau sekitar 1,5 hektare.
Sementara pada area take off, pembersihan terhadap pepohonan yang dinilai dapat menjadi penghambat jalur penerbangan juga telah dibersihkan.
Alfian menyebut, persoalan anggaran pada persiapan pelaksanaan event itu menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi panitia saat ini.
Maka itu, pihaknya membuka peluang kepada pihak ketiga yang ingin menjadi sponsor dalam pelaksanaan event itu.
Event itu juga diharapkan dapat menjadi ajang guna memperkenalkan potensi destinasi wisata Paser ke kancah nasional hingga internasional.
"Paralayang bukan hanya sekadar kegiatan olahraga. Namun juga dapat dijadikan momen untuk memperkenalkan potensi daerah khususnya Kabupaten Paser," tutupnya.
(Sf/Lo)