Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala BPS Paser, Bayu Agung Prasetyo. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser pada triwulan I tahun 2026 mencapai angka 3,65 persen.
Angka tersebut berhasil dicapai setelah didongkrak oleh aktivitas ekonomi yang terjadi pada momen hari besar keagamaan beberapa waktu sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menyebut di sektor pengeluaran, komponen belanja lembaga keagamaan maupun ormas mengalami kenaikan sebesar 10,51 persen jika dibanding triwulan I tahun 2025.
"Selain komponen belanja lembaga keagamaan maupun ormas, konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga juga mengalami peningkatan yaitu 10,19 persen dan 4,90 persen," kata Bayu, Selasa (16/62026).
Bayu menilai, salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tersebut ialah penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) sehingga mendorong konsumsi rumah tangga.
Pada triwulan I tahun 2026, sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Paser yaitu sebesar 55,27 persen.
Sementara sektor pertanian, kehutanan dan perikanan berada satu tingkat di bawahnya diangka 18,41 persen dan sektor industri pengolahan diangka 7,86 persen.
"Dari data-data itu, Kabupaten Paser menyumbang sebesar 6,40 persen terhadap perekonomian Kalimantan Timur," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala BPS Paser, Bayu Agung Prasetyo. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser pada triwulan I tahun 2026 mencapai angka 3,65 persen.
Angka tersebut berhasil dicapai setelah didongkrak oleh aktivitas ekonomi yang terjadi pada momen hari besar keagamaan beberapa waktu sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menyebut di sektor pengeluaran, komponen belanja lembaga keagamaan maupun ormas mengalami kenaikan sebesar 10,51 persen jika dibanding triwulan I tahun 2025.
"Selain komponen belanja lembaga keagamaan maupun ormas, konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga juga mengalami peningkatan yaitu 10,19 persen dan 4,90 persen," kata Bayu, Selasa (16/62026).
Bayu menilai, salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tersebut ialah penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) sehingga mendorong konsumsi rumah tangga.
Pada triwulan I tahun 2026, sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Paser yaitu sebesar 55,27 persen.
Sementara sektor pertanian, kehutanan dan perikanan berada satu tingkat di bawahnya diangka 18,41 persen dan sektor industri pengolahan diangka 7,86 persen.
"Dari data-data itu, Kabupaten Paser menyumbang sebesar 6,40 persen terhadap perekonomian Kalimantan Timur," tutupnya.
(Sf/Rs)