Seputar Kaltim

    Pertama Kali Saefuddin Zuhri Cek Harga dan Stok Pangan Jelang Idulfitri: Semuanya Aman

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Maret 2025 pukul 13:15 WITA

    Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat berada di gudang Bulog, Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, Kamis (20/3/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda bersama Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, melakukan peninjauan harga dan ketersediaan bahan pangan di tiga lokasi, yakni Pasar Segiri, Indogrosir, dan Bulog, Kamis (20/3/2025).  

    Dalam peninjauan tersebut, Saefuddin bersama tim memastikan bahwa harga sejumlah komoditas utama, seperti cabai, bawang merah, ikan, gula, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, dan beras masih berada dalam batas normal. 

    “Alhamdulillah, harga-harga yang kita pantau masih stabil. Hanya cabai yang mengalami kenaikan harga, dengan variasi antara Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram, tergantung jenisnya,” ujar Saefuddin Zuhri saat diwawancara. 

    Di Pasar Segiri kata dia, tim juga mengecek ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita. Ia menyebut minyak yang sempat ramai jadi perbincangan itu sesuai dengan takarannya. 

     "Tadi kita cek sesuai dengan takarannya, satu liter ya satu liter” imbuhnya.  

    Sementara itu, di Indogrosir, tim menemukan selisih harga pada salah satu produk yang dijual. Harga beras yang seharusnya Rp65.500, namun tercatat Rp65.900. 

    Ia pun meminta pihak manajemen segera menyesuaikan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan sudah dilakukan. 

    Orang nomor dua di Samarinda itu memastikan bahwa stok bahan pokok di Samarinda aman menjelang Hari Raya Idulfitri. 

    Apalagi ketersediaan beras di gudang Bulog sangat melimpah, ada sebanyak 7.750 ton, yang diperkirakan cukup untuk lima bulan ke depan. Sehingga ia meminta kepada masyarakat tidak perlu khawatir. 

    Pemerintah juga terus menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Dinas Perdagangan telah menjadwalkan pasar murah dilaksanakan hingga 14 April mendatang. 

    Selian itu, Bebaya Mart yang dikelola oleh Perumda Varia Niaga juga bisa menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan harga bahan pokok murah dan berkualitas. 

    “Pasar murah akan terus berjalan hingga lebaran, sehingga warga Samarinda bisa lebih tenang dalam mempersiapkan kebutuhan hari raya,” pungkasnya.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pertama Kali Saefuddin Zuhri Cek Harga dan Stok Pangan Jelang Idulfitri: Semuanya Aman

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Maret 2025 pukul 13:15 WITA

    Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat berada di gudang Bulog, Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, Kamis (20/3/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda bersama Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, melakukan peninjauan harga dan ketersediaan bahan pangan di tiga lokasi, yakni Pasar Segiri, Indogrosir, dan Bulog, Kamis (20/3/2025).  

    Dalam peninjauan tersebut, Saefuddin bersama tim memastikan bahwa harga sejumlah komoditas utama, seperti cabai, bawang merah, ikan, gula, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, dan beras masih berada dalam batas normal. 

    “Alhamdulillah, harga-harga yang kita pantau masih stabil. Hanya cabai yang mengalami kenaikan harga, dengan variasi antara Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram, tergantung jenisnya,” ujar Saefuddin Zuhri saat diwawancara. 

    Di Pasar Segiri kata dia, tim juga mengecek ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita. Ia menyebut minyak yang sempat ramai jadi perbincangan itu sesuai dengan takarannya. 

     "Tadi kita cek sesuai dengan takarannya, satu liter ya satu liter” imbuhnya.  

    Sementara itu, di Indogrosir, tim menemukan selisih harga pada salah satu produk yang dijual. Harga beras yang seharusnya Rp65.500, namun tercatat Rp65.900. 

    Ia pun meminta pihak manajemen segera menyesuaikan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan sudah dilakukan. 

    Orang nomor dua di Samarinda itu memastikan bahwa stok bahan pokok di Samarinda aman menjelang Hari Raya Idulfitri. 

    Apalagi ketersediaan beras di gudang Bulog sangat melimpah, ada sebanyak 7.750 ton, yang diperkirakan cukup untuk lima bulan ke depan. Sehingga ia meminta kepada masyarakat tidak perlu khawatir. 

    Pemerintah juga terus menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Dinas Perdagangan telah menjadwalkan pasar murah dilaksanakan hingga 14 April mendatang. 

    Selian itu, Bebaya Mart yang dikelola oleh Perumda Varia Niaga juga bisa menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan harga bahan pokok murah dan berkualitas. 

    “Pasar murah akan terus berjalan hingga lebaran, sehingga warga Samarinda bisa lebih tenang dalam mempersiapkan kebutuhan hari raya,” pungkasnya.  

    (Sf/Rs)