Seputar Kaltim

    Persiapan Logistik Pilkada 2024 di Balikpapan Capai 90 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Persiapan logistik untuk Pilkada 2024 di Kota Balikpapan telah mencapai 90 persen dan kini memasuki tahap finalisasi.

    Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono berharap seluruh persiapan logistik dapat selesai pada 20 November 2024, sehingga distribusi ke kelurahan-kelurahan dapat dimulai pada 24 hingga 26 November 2024.

    "Sejauh ini, insyaallah semua logistik yang diperlukan sudah diterima KPU Balikpapan," ucap Ketua KPU Balikpapan kepada media, Jumat (15/11/2024).

    Seperti diketahui, bahwa sebelumnya, Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik telah melakukan kunjungan ke gudang logistik KPU Balikpapan untuk memastikan kesiapan persiapan pilkada.

    Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur memberikan apresiasi terhadap sistem yang diterapkan KPU Kota Balikpapan menyambut Pilkada 2024.

    “Mulai dari tempat penyimpanan, proses pengelolaan logistik, hingga distribusi surat suara,” terangnya.

    Tidak hanya itu, Pj Gubernur juga menyoroti tahapan-tahapan penting dalam pengelolaan logistik, seperti proses pensortiran dan pelipatan surat suara, pengecekan, serta pengepakan surat suara yang akan didistribusikan ke masing-masing TPS.

    “Bahkan keamanan dan pengamanan gudang logistik juga menjadi perhatian utama,” lanjutnya.

    Melalui kunjungan itu, tentu beberapa masukkan hingga saran akan dilakukan guna memastikan kesiapan Pilkada 2024 di Balikpapan dapat berjalan dengan lancar.

    Sementara ditanya terkait dengan surat suara yang rusak, Yudho menyebutkan, selama penyortiran dan pelipatan surat suara, petugas telah menemukan sebanyak 173 surat suara rusak untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan.

    “Namun KPU Balikpapan sudah berkoordinasi dengan pihak produsen untuk disiapkan pengganti, agar tidak mengganggu kelancaran proses pemilihan,” paparnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Persiapan Logistik Pilkada 2024 di Balikpapan Capai 90 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Persiapan logistik untuk Pilkada 2024 di Kota Balikpapan telah mencapai 90 persen dan kini memasuki tahap finalisasi.

    Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono berharap seluruh persiapan logistik dapat selesai pada 20 November 2024, sehingga distribusi ke kelurahan-kelurahan dapat dimulai pada 24 hingga 26 November 2024.

    "Sejauh ini, insyaallah semua logistik yang diperlukan sudah diterima KPU Balikpapan," ucap Ketua KPU Balikpapan kepada media, Jumat (15/11/2024).

    Seperti diketahui, bahwa sebelumnya, Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik telah melakukan kunjungan ke gudang logistik KPU Balikpapan untuk memastikan kesiapan persiapan pilkada.

    Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur memberikan apresiasi terhadap sistem yang diterapkan KPU Kota Balikpapan menyambut Pilkada 2024.

    “Mulai dari tempat penyimpanan, proses pengelolaan logistik, hingga distribusi surat suara,” terangnya.

    Tidak hanya itu, Pj Gubernur juga menyoroti tahapan-tahapan penting dalam pengelolaan logistik, seperti proses pensortiran dan pelipatan surat suara, pengecekan, serta pengepakan surat suara yang akan didistribusikan ke masing-masing TPS.

    “Bahkan keamanan dan pengamanan gudang logistik juga menjadi perhatian utama,” lanjutnya.

    Melalui kunjungan itu, tentu beberapa masukkan hingga saran akan dilakukan guna memastikan kesiapan Pilkada 2024 di Balikpapan dapat berjalan dengan lancar.

    Sementara ditanya terkait dengan surat suara yang rusak, Yudho menyebutkan, selama penyortiran dan pelipatan surat suara, petugas telah menemukan sebanyak 173 surat suara rusak untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan.

    “Namun KPU Balikpapan sudah berkoordinasi dengan pihak produsen untuk disiapkan pengganti, agar tidak mengganggu kelancaran proses pemilihan,” paparnya. 

    (Sf/Rs)