Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Mulyadi. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksana Erau Adat Pelas Benua 2023 dengan mengusung tema "Semangat IKN Nusantara Menjaga Adat dan Tradisi Budaya".
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mulyadi mengatakan saat ini pemerintah daerah bersama Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura sedang melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan pelaksanaan Erau 2023.
"Rapat sudah kita lakukan untuk mempersiapkan segala kebutuhan dalam pelaksanaan Erau nanti bersama Sekretaris Daerah, Asisten I dan berkoordinasi antar OPD serta aparat kepolisian," kata Mulyadi, Kamis (14/9/2023).
Ia menyebutkan Erau Adat Pelas Benua 2023 digelar pada 24 September sampai 1 Oktober 2023 dan sejumlah OPD turut menyiapkan rangkaian kegiatan tersebut. "Ada Dinas Pariwisata yang menggelar beberapa festival dan Dispora dengan olahraga tradisional serta lainnya," ucapnya.
Sementara informasi kesiapan Erau yang diperoleh Disdikbud Kukar dari Kesultanan Kutai yakni sedang dalam proses pembuatan patung naga. Untuk prosesi Erau dari Kesultanan, ada beberapa rangkaian yang harus dilakukan, di antaranya mendirikan tiang ayu.
"Kemudian ada Bepelas malam I-VII, Beseprah, Ngulur Naga hingga Merebahkan Tiang Ayu di keraton," tuturnya.
Ia berharap Erau Adat Pelas Benua 2023 ini bisa terus dilaksanakan karena merupakan bagian bentuk pelestarian adat budaya yang ada di Kukar. "Erau meruapakan salah satu warisan budaya yang telah mendapat legalitas dari pemerintah pusat dan harus dilestarikan," ungkap Mulyadi.
Kerabat Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, Raden Dedy menuturkan pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua siap dilaksanakan dan persiapan sudah 80 persen. Bahkan dalam waktu dekat segera diselesaikan.
"Dari pekan lalu kita sudah melakukan persiapan, baik dari patung naga maupun lainnya karena rangkaian Erau dari Kesultanan dimulai sejak 20 September - 2 Oktober 2023," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mendukung Erau Adat Pelas Benua. Dengan adanya pemerintah pastinya merasa terbantu baik dari biaya, perijinan, pengamanan dan lainnya.
"Kami berharap pelaksanaan Erau 2023 bisa menarik wisatawan untuk dapat menyaksikan Budaya kita, ini bagian dari melestarikan budaya. Kemudian diimbau kepada masyarakat tetap menjaga kondusifitas, sehingga semua berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Mulyadi. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksana Erau Adat Pelas Benua 2023 dengan mengusung tema "Semangat IKN Nusantara Menjaga Adat dan Tradisi Budaya".
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mulyadi mengatakan saat ini pemerintah daerah bersama Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura sedang melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan pelaksanaan Erau 2023.
"Rapat sudah kita lakukan untuk mempersiapkan segala kebutuhan dalam pelaksanaan Erau nanti bersama Sekretaris Daerah, Asisten I dan berkoordinasi antar OPD serta aparat kepolisian," kata Mulyadi, Kamis (14/9/2023).
Ia menyebutkan Erau Adat Pelas Benua 2023 digelar pada 24 September sampai 1 Oktober 2023 dan sejumlah OPD turut menyiapkan rangkaian kegiatan tersebut. "Ada Dinas Pariwisata yang menggelar beberapa festival dan Dispora dengan olahraga tradisional serta lainnya," ucapnya.
Sementara informasi kesiapan Erau yang diperoleh Disdikbud Kukar dari Kesultanan Kutai yakni sedang dalam proses pembuatan patung naga. Untuk prosesi Erau dari Kesultanan, ada beberapa rangkaian yang harus dilakukan, di antaranya mendirikan tiang ayu.
"Kemudian ada Bepelas malam I-VII, Beseprah, Ngulur Naga hingga Merebahkan Tiang Ayu di keraton," tuturnya.
Ia berharap Erau Adat Pelas Benua 2023 ini bisa terus dilaksanakan karena merupakan bagian bentuk pelestarian adat budaya yang ada di Kukar. "Erau meruapakan salah satu warisan budaya yang telah mendapat legalitas dari pemerintah pusat dan harus dilestarikan," ungkap Mulyadi.
Kerabat Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, Raden Dedy menuturkan pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua siap dilaksanakan dan persiapan sudah 80 persen. Bahkan dalam waktu dekat segera diselesaikan.
"Dari pekan lalu kita sudah melakukan persiapan, baik dari patung naga maupun lainnya karena rangkaian Erau dari Kesultanan dimulai sejak 20 September - 2 Oktober 2023," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mendukung Erau Adat Pelas Benua. Dengan adanya pemerintah pastinya merasa terbantu baik dari biaya, perijinan, pengamanan dan lainnya.
"Kami berharap pelaksanaan Erau 2023 bisa menarik wisatawan untuk dapat menyaksikan Budaya kita, ini bagian dari melestarikan budaya. Kemudian diimbau kepada masyarakat tetap menjaga kondusifitas, sehingga semua berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.
(Sf/By)