Seputar Kaltim

    Persentase Penduduk Miskin di Paser Turun Jadi 8,13 Persen pada 2025

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2025 pukul 19:07 WITA

    Kepala BPS Kabupaten Paser, Bayu Agung Prasetyo (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Paser mengalami penurunan di 2025.

    Data tersebut dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang mereka laksanakan pada Maret lalu. 

    Kepala BPS Paser, Bayu Agung Prasetyo menyebut telah menurunkan tim guna melakukan susenas pada Maret lalu. Kemudian setelah data di lapangan diperoleh, pihaknya mengirimkan data tersebut kepada BPS pusat untuk dilakukan pengolahan data.

    "Kami hanya menurunkan tim untuk melakukan pengambilan data. Sementara pengolahan datanya dilakukan di pusat," katanya, Selasa (7/10/2025).

    Ia menambahkan, hasil tersebut menunjukkan adanya penurunan persentase jumlah penduduk miskin di Paser dibandingkan 2024 lalu. Capaian ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah daerah (pemda) yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    "Hasil ini tidak terlepas dari peran pemda yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat seperti pembangunan infrastruktur di Paser," tambahnya.

    Menurutnya arah kebijakan yang dibuat dan dijalankan di pemda menjadi salah satu indikator penurunan jumlah penduduk miskin di suatu daerah. Hal tersebut dikarenakan arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

    Diketahui pada 2024 lalu persentase jumlah penduduk miskin di Paser berjumlah 8,63 persen dan menjadi 8,13 persen di 2025 atau turun sekitar 1.230 jiwa.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Persentase Penduduk Miskin di Paser Turun Jadi 8,13 Persen pada 2025

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2025 pukul 19:07 WITA

    Kepala BPS Kabupaten Paser, Bayu Agung Prasetyo (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Paser mengalami penurunan di 2025.

    Data tersebut dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang mereka laksanakan pada Maret lalu. 

    Kepala BPS Paser, Bayu Agung Prasetyo menyebut telah menurunkan tim guna melakukan susenas pada Maret lalu. Kemudian setelah data di lapangan diperoleh, pihaknya mengirimkan data tersebut kepada BPS pusat untuk dilakukan pengolahan data.

    "Kami hanya menurunkan tim untuk melakukan pengambilan data. Sementara pengolahan datanya dilakukan di pusat," katanya, Selasa (7/10/2025).

    Ia menambahkan, hasil tersebut menunjukkan adanya penurunan persentase jumlah penduduk miskin di Paser dibandingkan 2024 lalu. Capaian ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah daerah (pemda) yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    "Hasil ini tidak terlepas dari peran pemda yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat seperti pembangunan infrastruktur di Paser," tambahnya.

    Menurutnya arah kebijakan yang dibuat dan dijalankan di pemda menjadi salah satu indikator penurunan jumlah penduduk miskin di suatu daerah. Hal tersebut dikarenakan arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

    Diketahui pada 2024 lalu persentase jumlah penduduk miskin di Paser berjumlah 8,63 persen dan menjadi 8,13 persen di 2025 atau turun sekitar 1.230 jiwa.

    (Sf/Lo)