Cari disini...
Seputar Kaltim
Salah satu lapak penjual daging ayam di Pasar Mangkurawang (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kukar per 12 Juni 2026, tercatat harga ayam potong berada di kisaran Rp26 ribu per Kilogram (Kg). Padahal, harga acuan penjualan di pasaran bekisar Rp40 ribu per Kg.
Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Kukar, Muhammad Bustani mengungkapkan penurunan harga ini dipengaruhi berkurangnya permintaan daging ayam di tengah meningkatnya minat masyarakat membeli daging sapi pada perayaan Iduladha, sehingga kondisi ini membuat pasokan ayam di pasaran relatif melimpah dan membuat harga jual menurun.
“Menurunnya harga ayam itu karena baru selesai momentum Iduladha. Mengingat saat Iduladha masyarakat banyak mengonsumsi daging sapi, sehingga permintaan daging ayam menurun,” ujar Bustani, Jumat (12/6/2026).
Meski kini harga ayam lebih terjangkau, namun tingkat penjualan belum mengalami peningkatan yang signifikan, karena sebagian masyarakat masih memanfaatkan stok daging kurban yang diperoleh saat Iduladha.
Ia memperkirakan harga ayam berpotensi kembali bergerak naik dalam beberapa pekan ke depan seiring berkurangnya stok daging kurban di masyarakat dan normalnya pola konsumsi rumah tangga.
Kini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional guna memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga.
"Biasanya permintaan ayam akan kembali normal. Namun untuk saat ini pasokannya masih cukup dan harga masih cenderung rendah," tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Salah satu lapak penjual daging ayam di Pasar Mangkurawang (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kukar per 12 Juni 2026, tercatat harga ayam potong berada di kisaran Rp26 ribu per Kilogram (Kg). Padahal, harga acuan penjualan di pasaran bekisar Rp40 ribu per Kg.
Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Disperindag Kukar, Muhammad Bustani mengungkapkan penurunan harga ini dipengaruhi berkurangnya permintaan daging ayam di tengah meningkatnya minat masyarakat membeli daging sapi pada perayaan Iduladha, sehingga kondisi ini membuat pasokan ayam di pasaran relatif melimpah dan membuat harga jual menurun.
“Menurunnya harga ayam itu karena baru selesai momentum Iduladha. Mengingat saat Iduladha masyarakat banyak mengonsumsi daging sapi, sehingga permintaan daging ayam menurun,” ujar Bustani, Jumat (12/6/2026).
Meski kini harga ayam lebih terjangkau, namun tingkat penjualan belum mengalami peningkatan yang signifikan, karena sebagian masyarakat masih memanfaatkan stok daging kurban yang diperoleh saat Iduladha.
Ia memperkirakan harga ayam berpotensi kembali bergerak naik dalam beberapa pekan ke depan seiring berkurangnya stok daging kurban di masyarakat dan normalnya pola konsumsi rumah tangga.
Kini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional guna memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga.
"Biasanya permintaan ayam akan kembali normal. Namun untuk saat ini pasokannya masih cukup dan harga masih cenderung rendah," tandasnya.
(Sf/Lo)