Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Daerah PPU, Tohar. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Distribusi air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperluas. Sebelumnya distribusi air bersih menyasar wilayah Kecamatan Sepaku dan kini menjangkau Kecamatan Babulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar mengatakan perluasan dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih. Terbaru, distribusi dilakukan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu.
"Berkaitan dengan cuaca belakangan ini, panas semakin ekstrem, kebakaran hutan dan lahan juga relatif tinggi. Sumber daya internal masih mampu untuk menanggulanginya. Saat ini terjadi perluasan dan pelebaran jangkauan dalam rangka dropping air bersih, terbaru di Kecamatan Babulu," kata Tohar, Kamis (3/9/2026).
Di Sebakung Jaya, distribusi dilakukan pada 31 Agustus 2026. Sebanyak 62.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 456 kepala keluarga.
Pasokan air tersebut berasal dari Gunung Intan dan WTP hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kodam.
Sebelumnya, distribusi air bersih telah dilakukan di wilayah Kecamatan Sepaku. Pada 15 Agustus, sebanyak 48.000 liter air disalurkan untuk warga Kelurahan Sepaku dan Desa Karang Jinawi dengan sumber dari Intake Sepaku.
Kebutuhan kembali dipenuhi di Desa Karang Jinawi pada 28 Agustus. Sebanyak 71.000 liter air didistribusikan dengan pengambilan dari embung di RT 2 Desa Karang Jinawi.
Tohar mengatakan pemerintah daerah masih mampu menangani kebutuhan distribusi air bersih yang muncul. Namun, Pemkab PPU tetap menghitung kemampuan daerah apabila kebutuhan tersebut berlangsung dalam waktu panjang. "Kita berdoa dan berharap saja hujan segera turun," ujarnya.
Menurutnya, kondisi kemarau tidak hanya meningkatkan kebutuhan air bersih dan risiko karhutla, tetapi juga mulai memengaruhi sumur warga hingga aktivitas pertanian.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Daerah PPU, Tohar. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Distribusi air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperluas. Sebelumnya distribusi air bersih menyasar wilayah Kecamatan Sepaku dan kini menjangkau Kecamatan Babulu.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar mengatakan perluasan dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih. Terbaru, distribusi dilakukan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu.
"Berkaitan dengan cuaca belakangan ini, panas semakin ekstrem, kebakaran hutan dan lahan juga relatif tinggi. Sumber daya internal masih mampu untuk menanggulanginya. Saat ini terjadi perluasan dan pelebaran jangkauan dalam rangka dropping air bersih, terbaru di Kecamatan Babulu," kata Tohar, Kamis (3/9/2026).
Di Sebakung Jaya, distribusi dilakukan pada 31 Agustus 2026. Sebanyak 62.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 456 kepala keluarga.
Pasokan air tersebut berasal dari Gunung Intan dan WTP hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kodam.
Sebelumnya, distribusi air bersih telah dilakukan di wilayah Kecamatan Sepaku. Pada 15 Agustus, sebanyak 48.000 liter air disalurkan untuk warga Kelurahan Sepaku dan Desa Karang Jinawi dengan sumber dari Intake Sepaku.
Kebutuhan kembali dipenuhi di Desa Karang Jinawi pada 28 Agustus. Sebanyak 71.000 liter air didistribusikan dengan pengambilan dari embung di RT 2 Desa Karang Jinawi.
Tohar mengatakan pemerintah daerah masih mampu menangani kebutuhan distribusi air bersih yang muncul. Namun, Pemkab PPU tetap menghitung kemampuan daerah apabila kebutuhan tersebut berlangsung dalam waktu panjang. "Kita berdoa dan berharap saja hujan segera turun," ujarnya.
Menurutnya, kondisi kemarau tidak hanya meningkatkan kebutuhan air bersih dan risiko karhutla, tetapi juga mulai memengaruhi sumur warga hingga aktivitas pertanian.
(Sf/Lo)