Seputar Kaltim

    Perluasan RSUD A M Salehuddin II Samarinda, PUPR Pera Kaltim Tunggu Proses Amdal di Pemkot

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2026 pukul 22:43 WITA

    Kepala Dinas PUPR Pera Provinsi Kaltim, Irhamsyah, saat memberikan keterangan terkait progres perluasan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Arman/seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim, Irhamsyah, membeberkan progres rencana perluasan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda.

    Hal itu disampaikannya saat ditemui di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (8/10/2026). Irhamsyah mengatakan, koordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah dilakukan. Saat ini prosesnya masih berjalan di Pemkot.

    "Kami sudah koordinasi ke Pemkot Samarinda terkait dengan amdalnya dan ini masih berproses," ujarnya.

    Sambil menunggu dokumen lingkungan tersebut rampung, PUPR Pera Kaltim akan lebih dulu memprioritaskan perbaikan bangunan eksisting di RSUD A M Salehuddin II yang dinilai perlu penanganan segera.

    "Tetapi dalam perluasan rumah sakit RSUD Aji Muhammad Salehuddin 2 ini ada pekerjaan-pekerjaan bangunan eksisting yang memang harus kita perbaiki ya, jadi itu yang perlu kita prioritaskan selanjutnya sambil menunggu proses dokumen lingkungan yang akan diproses oleh Pemkot," jelasnya.

    Menanggapi kekhawatiran terkait lokasi rumah sakit yang berada di kawasan resapan air dan rawan banjir Sempaja, Irhamsyah memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi.

    Menurutnya, akan dibangun sistem saluran drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang berada di sekitar lokasi, sehingga tidak menimbulkan genangan.

    "Perihal masuk daerah resapan air khususnya daerah banjir di Sempaja, ya nanti kita ada semacam saluran yang bisa mengalirkan. Kan di daerah sana kan ada sungai ya, kita coba mengalirkan airnya ke sungai supaya jangan terjadi genangan," terangnya.

    Irhamsyah memastikan, pembangunan perluasan RSUD A M Salehuddin II tetap akan direalisasikan tahun ini. Sementara untuk nilai anggaran, ia mengaku belum melihat rinciannya.

    "Insyaallah pembangunannya tahun ini. Untuk anggarannya saya belum lihat, yang pasti di tahun ini," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Perluasan RSUD A M Salehuddin II Samarinda, PUPR Pera Kaltim Tunggu Proses Amdal di Pemkot

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2026 pukul 22:43 WITA

    Kepala Dinas PUPR Pera Provinsi Kaltim, Irhamsyah, saat memberikan keterangan terkait progres perluasan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Arman/seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim, Irhamsyah, membeberkan progres rencana perluasan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda.

    Hal itu disampaikannya saat ditemui di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (8/10/2026). Irhamsyah mengatakan, koordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah dilakukan. Saat ini prosesnya masih berjalan di Pemkot.

    "Kami sudah koordinasi ke Pemkot Samarinda terkait dengan amdalnya dan ini masih berproses," ujarnya.

    Sambil menunggu dokumen lingkungan tersebut rampung, PUPR Pera Kaltim akan lebih dulu memprioritaskan perbaikan bangunan eksisting di RSUD A M Salehuddin II yang dinilai perlu penanganan segera.

    "Tetapi dalam perluasan rumah sakit RSUD Aji Muhammad Salehuddin 2 ini ada pekerjaan-pekerjaan bangunan eksisting yang memang harus kita perbaiki ya, jadi itu yang perlu kita prioritaskan selanjutnya sambil menunggu proses dokumen lingkungan yang akan diproses oleh Pemkot," jelasnya.

    Menanggapi kekhawatiran terkait lokasi rumah sakit yang berada di kawasan resapan air dan rawan banjir Sempaja, Irhamsyah memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi.

    Menurutnya, akan dibangun sistem saluran drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang berada di sekitar lokasi, sehingga tidak menimbulkan genangan.

    "Perihal masuk daerah resapan air khususnya daerah banjir di Sempaja, ya nanti kita ada semacam saluran yang bisa mengalirkan. Kan di daerah sana kan ada sungai ya, kita coba mengalirkan airnya ke sungai supaya jangan terjadi genangan," terangnya.

    Irhamsyah memastikan, pembangunan perluasan RSUD A M Salehuddin II tetap akan direalisasikan tahun ini. Sementara untuk nilai anggaran, ia mengaku belum melihat rinciannya.

    "Insyaallah pembangunannya tahun ini. Untuk anggarannya saya belum lihat, yang pasti di tahun ini," pungkasnya.

    (Sf/Lo)