Seputar Kaltim

    Perluasan Bacitra ke Baltim dan Balut Masih Tunggu Kesiapan Terminal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 September 2026 pukul 13:49 WITA

    Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pembangunan dua terminal baru. (Foto: mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Rencana perluasan layanan Balikpapan City Trans (BCT) ke Balikpapan Timur (Baltim) dan Balikpapan Utara (Balut) masih bergantung pada kesiapan infrastruktur transportasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pembangunan dua terminal baru sebagai penunjang perluasan layanan tersebut.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, dua terminal Tipe C dibutuhkan di kawasan Teritip dan Kilometer (Km) 23. Kedua lokasi tersebut disiapkan sebagai simpul transportasi untuk mendukung perluasan jaringan Bacitra.

    “Terminal itu direncanakan berada di kawasan Teritip dan Km 23,” ucap Fadli saat dikonfirmasi awak media, Minggu (27/9/2026).

    Menurut dia, terminal tidak hanya akan digunakan BCT. Keberadaan simpul transportasi baru diharapkan memungkinkan angkutan umum lainnya menjangkau wilayah tersebut, sehingga perpindahan penumpang antarmoda dapat dilakukan dengan lebih mudah.

    Kalau sudah tersedia simpul baru, nanti transportasi lain bisa melayani sampai sana. Tidak hanya BCT, tetapi bus lain juga,” ujarnya.

    Dishub saat ini masih menghitung kebutuhan armada sekaligus menyiapkan infrastruktur pendukung sebelum rute BCT diperluas. Persiapan tersebut juga berkaitan dengan rencana pengalihan pengelolaan BCT dari Kementerian Perhubungan kepada Pemkot Balikpapan.

    “Berdasarkan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Wali Kota Balikpapan, proses pengalihan atau handover BCT dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027,” sambungnya.

    Untuk mengejar target tersebut, pembangunan Terminal Dermaga Baru direncanakan mulai pertengahan 2027. Pemkot Balikpapan juga akan mengusulkan pembangunan Terminal Tipe C di Teritip.

    Namun, pembangunan infrastruktur pendukung BCT menghadapi penyesuaian jadwal akibat efisiensi anggaran daerah. Sejumlah kegiatan yang sebelumnya direncanakan tahun ini harus dilaksanakan secara bertahap.

    “Awalnya kegiatan sudah terencana, tetapi harus mundur karena keuangan daerah tidak memungkinkan,” jelasnya.

    Terminal Dermaga Baru menjadi salah satu proyek yang terdampak. Pembangunan yang semula ditargetkan dimulai tahun ini harus ditunda hingga tahun depan.

    Dishub berharap pembangunan kedua terminal dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, infrastruktur pendukung perluasan layanan BCT ke Baltim dan Balut diharapkan sudah tersedia menjelang proses handover pada 2027.

    “Semoga rencana tahun depan untuk dua terminal ini tidak mengalami kendala untuk mendukung persiapan handover BCT,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Perluasan Bacitra ke Baltim dan Balut Masih Tunggu Kesiapan Terminal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 September 2026 pukul 13:49 WITA

    Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pembangunan dua terminal baru. (Foto: mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Rencana perluasan layanan Balikpapan City Trans (BCT) ke Balikpapan Timur (Baltim) dan Balikpapan Utara (Balut) masih bergantung pada kesiapan infrastruktur transportasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pembangunan dua terminal baru sebagai penunjang perluasan layanan tersebut.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, dua terminal Tipe C dibutuhkan di kawasan Teritip dan Kilometer (Km) 23. Kedua lokasi tersebut disiapkan sebagai simpul transportasi untuk mendukung perluasan jaringan Bacitra.

    “Terminal itu direncanakan berada di kawasan Teritip dan Km 23,” ucap Fadli saat dikonfirmasi awak media, Minggu (27/9/2026).

    Menurut dia, terminal tidak hanya akan digunakan BCT. Keberadaan simpul transportasi baru diharapkan memungkinkan angkutan umum lainnya menjangkau wilayah tersebut, sehingga perpindahan penumpang antarmoda dapat dilakukan dengan lebih mudah.

    Kalau sudah tersedia simpul baru, nanti transportasi lain bisa melayani sampai sana. Tidak hanya BCT, tetapi bus lain juga,” ujarnya.

    Dishub saat ini masih menghitung kebutuhan armada sekaligus menyiapkan infrastruktur pendukung sebelum rute BCT diperluas. Persiapan tersebut juga berkaitan dengan rencana pengalihan pengelolaan BCT dari Kementerian Perhubungan kepada Pemkot Balikpapan.

    “Berdasarkan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Wali Kota Balikpapan, proses pengalihan atau handover BCT dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027,” sambungnya.

    Untuk mengejar target tersebut, pembangunan Terminal Dermaga Baru direncanakan mulai pertengahan 2027. Pemkot Balikpapan juga akan mengusulkan pembangunan Terminal Tipe C di Teritip.

    Namun, pembangunan infrastruktur pendukung BCT menghadapi penyesuaian jadwal akibat efisiensi anggaran daerah. Sejumlah kegiatan yang sebelumnya direncanakan tahun ini harus dilaksanakan secara bertahap.

    “Awalnya kegiatan sudah terencana, tetapi harus mundur karena keuangan daerah tidak memungkinkan,” jelasnya.

    Terminal Dermaga Baru menjadi salah satu proyek yang terdampak. Pembangunan yang semula ditargetkan dimulai tahun ini harus ditunda hingga tahun depan.

    Dishub berharap pembangunan kedua terminal dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, infrastruktur pendukung perluasan layanan BCT ke Baltim dan Balut diharapkan sudah tersedia menjelang proses handover pada 2027.

    “Semoga rencana tahun depan untuk dua terminal ini tidak mengalami kendala untuk mendukung persiapan handover BCT,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)