Perkuat Wisata Bahari Kalimantan Timur, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Berau-Maratua

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    16 Januari 2026 12:49 WIB

    Pesawat Wings Air. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Tingkatkan pembangunan wisata bahari di Kabupaten Berau. Maskapai Wing Air buka penerbangan perdana rute Berau - Maratua, maupun sebaliknya. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Wings Air tipe ATR 72-600.

    Momentum ini bukan sekadar seremoni penerbangan, melainkan upaya untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau di Kancah Nasional maupun Internasional.

    Penerbangan perdana ini dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Syarifah Suraidah Harum, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas beserta jajaran, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin, Kepala Bandara Maratua Sunartopo, jajaran Manajemen Direksi Lion Group yang diwakili Bapak Ari Azhari, Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air Capt. Iyus Susianto, Area Manager Lion Group Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Mohammad Helmi, pimpinan perangkat daerah terkait.

    Dalam sambutannya, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin menegaskan bahwa pembukaan penerbangan Wings Air rute Balikpapan-Maratua via Berau merupakan capaian strategis hasil sinergi lintas sektor yang dibangun secara konsisten dan berkelanjutan sejak tahun akhir tahun 2023. 

    "Melalui proses panjang serta evaluasi kesiapan pasar, peningkatan permintaan, serta dukungan nyata dari pemerintah pusat dan daerah, rute ini akhirnya resmi beroperasi pada 16 Januari 2026," ujar Ferdinan

    Dirinya berharap, kehadiran rute ini dapat beroperasi secara berkelanjutan sebagai urat nadi konektivitas udara, memperluas aksesibilitas Pulau Maratua sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dan internasional, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur. 

    "Dengan jaringan penerbangan nasional yang terintegrasi dan jadwal operasional yang teratur, rute ini menjadi langkah nyata pembangunan transportasi udara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi masa depan," tegasnya

    Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaan yang mendalam atas dibukanya rute Berau-Maratua. Dan juga langkah strategis dalam upaya memperkuat konektivitas pariwisata unggulan Kabupaten Berau.

    "Pulau Maratua dianugerahi keistimewaan alam yang luar biasa, mulai dari terumbu karang yang masih sangat alami dan terjaga, visibilitas laut yang begitu jernih, hingga keanekaragaman hayati laut yang menakjubkan dan mendunia," kata Sri

    Ia juga menambahkan, kekayaan bawah laut Maratua menjadikannya sebagai salah satu surga bahari yang memancarkan pesona eksotis, sekaligus sebagai simbol kebanggaan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur maupun wajah pariwisata bahari Indonesia dimata dunia.

    Selain itu juga dalam penyampaiannya, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berani dan visioner membuka rute strategis ini. 

    "Langkah ini bukan sekadar membuka jalur penerbangan, melainkan membuka gerbang dunia menuju surga dunia di Maratua, yang merupakan permata bahari Kalimantan Timur yang keindahannya telah diakui di kancah nasional hingga internasional," ungkap Rudy.

    Dirinya berharap adanya perluasan dan penguatan jaringan rute agar konektivitas tidak berhenti pada satu titik. Menjadikan terus berkembang sebagai bagian dari strategi besar penguatan pariwisata dan ekonomi daerah. 

    "Keunikan Maratua, termasuk fenomena alam dan kekayaan laut seperti ikan tornado barracuda yang menjadi ikon langka perairan Maratua, adalah warisan bahari yang harus dijaga sekaligus diperkenalkan kepada dunia" jelasnya

    Rudy pun mengungkapkan rute ini lebih dari sekadar memperkenalkan dan memperkuat pariwisata. Tetapi juga membawa manfaat langsung bagi UMKM lokal, nelayan, pengelola resort, pelaku jasa wisata, hingga masyarakat. 

    "Inilah konektivitas yang berpihak, menghubungkan daratan dan lautan, tradisi dan modernitas, lokal dan global. Dari bumi batiwakkal Berau yang teguh hingga samudra bahari Maratua yang mempesona, penerbangan ini adalah wujud nyata bahwa Kalimantan Timur siap melangkah lebih jauh. Untuk daerah, untuk Indonesia dan untuk dunia," tandas Gubernur Kaltim.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Perkuat Wisata Bahari Kalimantan Timur, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Berau-Maratua

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    16 Januari 2026 12:49 WIB

    Pesawat Wings Air. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Tingkatkan pembangunan wisata bahari di Kabupaten Berau. Maskapai Wing Air buka penerbangan perdana rute Berau - Maratua, maupun sebaliknya. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Wings Air tipe ATR 72-600.

    Momentum ini bukan sekadar seremoni penerbangan, melainkan upaya untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau di Kancah Nasional maupun Internasional.

    Penerbangan perdana ini dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Syarifah Suraidah Harum, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas beserta jajaran, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin, Kepala Bandara Maratua Sunartopo, jajaran Manajemen Direksi Lion Group yang diwakili Bapak Ari Azhari, Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air Capt. Iyus Susianto, Area Manager Lion Group Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Mohammad Helmi, pimpinan perangkat daerah terkait.

    Dalam sambutannya, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin menegaskan bahwa pembukaan penerbangan Wings Air rute Balikpapan-Maratua via Berau merupakan capaian strategis hasil sinergi lintas sektor yang dibangun secara konsisten dan berkelanjutan sejak tahun akhir tahun 2023. 

    "Melalui proses panjang serta evaluasi kesiapan pasar, peningkatan permintaan, serta dukungan nyata dari pemerintah pusat dan daerah, rute ini akhirnya resmi beroperasi pada 16 Januari 2026," ujar Ferdinan

    Dirinya berharap, kehadiran rute ini dapat beroperasi secara berkelanjutan sebagai urat nadi konektivitas udara, memperluas aksesibilitas Pulau Maratua sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dan internasional, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur. 

    "Dengan jaringan penerbangan nasional yang terintegrasi dan jadwal operasional yang teratur, rute ini menjadi langkah nyata pembangunan transportasi udara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi masa depan," tegasnya

    Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaan yang mendalam atas dibukanya rute Berau-Maratua. Dan juga langkah strategis dalam upaya memperkuat konektivitas pariwisata unggulan Kabupaten Berau.

    "Pulau Maratua dianugerahi keistimewaan alam yang luar biasa, mulai dari terumbu karang yang masih sangat alami dan terjaga, visibilitas laut yang begitu jernih, hingga keanekaragaman hayati laut yang menakjubkan dan mendunia," kata Sri

    Ia juga menambahkan, kekayaan bawah laut Maratua menjadikannya sebagai salah satu surga bahari yang memancarkan pesona eksotis, sekaligus sebagai simbol kebanggaan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur maupun wajah pariwisata bahari Indonesia dimata dunia.

    Selain itu juga dalam penyampaiannya, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berani dan visioner membuka rute strategis ini. 

    "Langkah ini bukan sekadar membuka jalur penerbangan, melainkan membuka gerbang dunia menuju surga dunia di Maratua, yang merupakan permata bahari Kalimantan Timur yang keindahannya telah diakui di kancah nasional hingga internasional," ungkap Rudy.

    Dirinya berharap adanya perluasan dan penguatan jaringan rute agar konektivitas tidak berhenti pada satu titik. Menjadikan terus berkembang sebagai bagian dari strategi besar penguatan pariwisata dan ekonomi daerah. 

    "Keunikan Maratua, termasuk fenomena alam dan kekayaan laut seperti ikan tornado barracuda yang menjadi ikon langka perairan Maratua, adalah warisan bahari yang harus dijaga sekaligus diperkenalkan kepada dunia" jelasnya

    Rudy pun mengungkapkan rute ini lebih dari sekadar memperkenalkan dan memperkuat pariwisata. Tetapi juga membawa manfaat langsung bagi UMKM lokal, nelayan, pengelola resort, pelaku jasa wisata, hingga masyarakat. 

    "Inilah konektivitas yang berpihak, menghubungkan daratan dan lautan, tradisi dan modernitas, lokal dan global. Dari bumi batiwakkal Berau yang teguh hingga samudra bahari Maratua yang mempesona, penerbangan ini adalah wujud nyata bahwa Kalimantan Timur siap melangkah lebih jauh. Untuk daerah, untuk Indonesia dan untuk dunia," tandas Gubernur Kaltim.

    (Sf/Rs)