Seputar Kaltim

    Perkuat UMKM, Diskoperindag Berau Latih Warga Produksi Anyaman Rotan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 April 2026 pukul 21:37 WITA

    Pembukaan pelatihan kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar pelatihan kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Segah sebagai upaya memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 20-29 April 2026, dimana pelatihan ini pun menyasar masyarakat setempat guna meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing.

    "Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah rotan menjadi produk kerajinan yang bernilai jual," ujar Eva.

    Ia menjelaskan, rotan merupakan salah satu komoditas yang cukup melimpah di Kabupaten Berau dan memiliki potensi ekonomi tinggi jika dikelola secara optimal.

    Sementara itu, selain pelatihan teknis, peserta juga diberikan materi terkait desain produk, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

    "Tidak hanya membuat produk, peserta juga kami dorong untuk memahami cara memasarkan hasil kerajinan agar mampu bersaing," tambahnya.

    Dirinya menekankan bahwa penguatan UMKM berbasis kerajinan menjadi langkah penting dalam mendukung diversifikasi ekonomi daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor sumber daya alam.

    Oleh karena itu, Eva pun berharap kegiatan ini dapat menciptakan pelaku usaha baru, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Segah.

    "Kami berharap peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan setelah mengikuti pelatihan ini," tutupnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Perkuat UMKM, Diskoperindag Berau Latih Warga Produksi Anyaman Rotan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 April 2026 pukul 21:37 WITA

    Pembukaan pelatihan kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar pelatihan kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Segah sebagai upaya memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 20-29 April 2026, dimana pelatihan ini pun menyasar masyarakat setempat guna meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing.

    "Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah rotan menjadi produk kerajinan yang bernilai jual," ujar Eva.

    Ia menjelaskan, rotan merupakan salah satu komoditas yang cukup melimpah di Kabupaten Berau dan memiliki potensi ekonomi tinggi jika dikelola secara optimal.

    Sementara itu, selain pelatihan teknis, peserta juga diberikan materi terkait desain produk, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

    "Tidak hanya membuat produk, peserta juga kami dorong untuk memahami cara memasarkan hasil kerajinan agar mampu bersaing," tambahnya.

    Dirinya menekankan bahwa penguatan UMKM berbasis kerajinan menjadi langkah penting dalam mendukung diversifikasi ekonomi daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor sumber daya alam.

    Oleh karena itu, Eva pun berharap kegiatan ini dapat menciptakan pelaku usaha baru, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Segah.

    "Kami berharap peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan setelah mengikuti pelatihan ini," tutupnya. 

    (Sf/Rs)