Seputar Kaltim

    Perkuat Stabilitas Wilayah, Pemprov Kaltim Gelar Pengarahan Sinergi di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Juli 2025 pukul 20:44 WITA

    Foto bersama saat pengarahan sinergitas, di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Rabu, (16/7/2025). (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)

    Tanjung Berau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama TNI-POLRI melaksanakan pengarahan sinergitas, di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Rabu, (16/7/2025).

    Kegiatan itu diikuti langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim, Irjen. Pol. Endar Priantoro, Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayor Jendral (Mayjen) TNI Rudy Rachmat Nugraha, Wakil Kaltim, Seno Aji, dan disaksikan langsung oleh Bupati, Berau, Sri Juniarsih serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  Provinsi Kaltim dan para anggota TNI-POLRI.

    Dalam arahan tersebut ditekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud memberi apresiasi kepada TNI-POLRI atas loyalitas, dedikasi serta tanggung jawab, terhadap pertahanan, keamanan, ketertiban di seluruh Kalimantan Timur termasuk yang ada di Kabupaten Berau ini.

    "Ini perlu kita jaga tidak hanya tentang, berkaitan dengan pertahanan, keamanan, ketertiban, tetapi memang ancaman dari luar yang harus kita jaga," kata Rudi.

    Apalagi kata dia, Kabupaten Berau ini merupakan daerah yang cukup rawan akan peredaran Narkoba karena merupakan daerah perbatasan langsung dengan negara tetangga selain itu juga perbatasan dari Kalimantan Selatan (Kalsel) sampai dengan Kalimantan Utara (Kaltara) sehingga diperlukan pengawasan dan keamanan yang extra.

    Dirinya juga menyampaikan bahwa wilayah Berau ini merupakan salah satu pintu gerbang Kaltim bagian utara. Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya sinergi yang erat dan berkesinambungan antara pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi, TNI, Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman di wilayah Kalimantan Timur.

    "Ini harus mendapatkan perhatian dan pengawasan yang sangat-sangat maksimal," tungkas Rudi.

    Sementara itu, Kepala Kapolda Kaltim, Irjen. Pol. Endar Priantoro menyebut bahwa kesempatan ini merupakan kesempatan yang bagus dan Berau merupakan tempat yang dikunjungi usai Bontang dan Kutim. ia menyoroti pentingnya strategi yang harus disiapkan guna mengantisipasi hal yang tidak dinginkan. Mengingat wilayah Kaltim cukup luas.

    "Bagaimanapun situasi keamanan, kondusifitas, kemudian kondisi masyarakat yang tenang dan lain-lain itu adalah salah satu modal dasar bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan seluruh aktivitasnya, baik aktivitas secara pribadi, aktivitas terkait dengan masalah ekonomi, politik sosial dan lain-lain," ujar Irjen. Pol. Endar.

    Ditempat yang sama, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha mengatakan bahwa dirinya selaku pangdam VI/Mulawarman yang memiliki wilayah tiga provinsi yakni Kaltara, Kaltim, dan Kalsel. 

    Ia menyampaikan bahwa wilayah Kaltim merupakan bagian daripada strategi pertahanan besar dari Kodam VI/Mulawarman tersebut cukup mempunyai  permasalahan yang begitu kompleks. sehingga dirinya juga berharap dengan peran aktif semua pihak maka permasalahan-permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik.

    "Jadi, mari kita sama-sama jaga sinergitas ini, kondusifitas ini, dan mari kita capai program-program pemerintah pusat, pemerintah daerah, seoptimal mungkin, semaksimal mungkin. Kita dukung, kita laksanakan program pemerintah asta cita kita sukseskan diwilayah kita," tandas Mayjen TNI Rudy.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Perkuat Stabilitas Wilayah, Pemprov Kaltim Gelar Pengarahan Sinergi di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Juli 2025 pukul 20:44 WITA

    Foto bersama saat pengarahan sinergitas, di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Rabu, (16/7/2025). (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)

    Tanjung Berau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama TNI-POLRI melaksanakan pengarahan sinergitas, di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Rabu, (16/7/2025).

    Kegiatan itu diikuti langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim, Irjen. Pol. Endar Priantoro, Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayor Jendral (Mayjen) TNI Rudy Rachmat Nugraha, Wakil Kaltim, Seno Aji, dan disaksikan langsung oleh Bupati, Berau, Sri Juniarsih serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  Provinsi Kaltim dan para anggota TNI-POLRI.

    Dalam arahan tersebut ditekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud memberi apresiasi kepada TNI-POLRI atas loyalitas, dedikasi serta tanggung jawab, terhadap pertahanan, keamanan, ketertiban di seluruh Kalimantan Timur termasuk yang ada di Kabupaten Berau ini.

    "Ini perlu kita jaga tidak hanya tentang, berkaitan dengan pertahanan, keamanan, ketertiban, tetapi memang ancaman dari luar yang harus kita jaga," kata Rudi.

    Apalagi kata dia, Kabupaten Berau ini merupakan daerah yang cukup rawan akan peredaran Narkoba karena merupakan daerah perbatasan langsung dengan negara tetangga selain itu juga perbatasan dari Kalimantan Selatan (Kalsel) sampai dengan Kalimantan Utara (Kaltara) sehingga diperlukan pengawasan dan keamanan yang extra.

    Dirinya juga menyampaikan bahwa wilayah Berau ini merupakan salah satu pintu gerbang Kaltim bagian utara. Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya sinergi yang erat dan berkesinambungan antara pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi, TNI, Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman di wilayah Kalimantan Timur.

    "Ini harus mendapatkan perhatian dan pengawasan yang sangat-sangat maksimal," tungkas Rudi.

    Sementara itu, Kepala Kapolda Kaltim, Irjen. Pol. Endar Priantoro menyebut bahwa kesempatan ini merupakan kesempatan yang bagus dan Berau merupakan tempat yang dikunjungi usai Bontang dan Kutim. ia menyoroti pentingnya strategi yang harus disiapkan guna mengantisipasi hal yang tidak dinginkan. Mengingat wilayah Kaltim cukup luas.

    "Bagaimanapun situasi keamanan, kondusifitas, kemudian kondisi masyarakat yang tenang dan lain-lain itu adalah salah satu modal dasar bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan seluruh aktivitasnya, baik aktivitas secara pribadi, aktivitas terkait dengan masalah ekonomi, politik sosial dan lain-lain," ujar Irjen. Pol. Endar.

    Ditempat yang sama, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha mengatakan bahwa dirinya selaku pangdam VI/Mulawarman yang memiliki wilayah tiga provinsi yakni Kaltara, Kaltim, dan Kalsel. 

    Ia menyampaikan bahwa wilayah Kaltim merupakan bagian daripada strategi pertahanan besar dari Kodam VI/Mulawarman tersebut cukup mempunyai  permasalahan yang begitu kompleks. sehingga dirinya juga berharap dengan peran aktif semua pihak maka permasalahan-permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik.

    "Jadi, mari kita sama-sama jaga sinergitas ini, kondusifitas ini, dan mari kita capai program-program pemerintah pusat, pemerintah daerah, seoptimal mungkin, semaksimal mungkin. Kita dukung, kita laksanakan program pemerintah asta cita kita sukseskan diwilayah kita," tandas Mayjen TNI Rudy.

    (Sf/Rs)