Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menekankan perlunya penguatan peran PKK di seluruh jenjang sebagai upaya strategis menekan kasus kekerasan dalam keluarga dan kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di banyak kecamatan di Kutim.
Ia menilai PKK memiliki peran langsung ke masyarakat dan dapat menjadi bagian penting dalam pencegahan berbagai persoalan sosial di tingkat keluarga.
“Jika peran PKK di semua tingkat dapat dimaksimalkan, persoalan-persoalan yang muncul di masyarakat bisa kita atasi satu per satu,” ujar Ardiansyah
Ia menambahkan, PKK selama ini menjalankan banyak program yang langsung menyentuh kebutuhan keluarga, seperti kesehatan, ekonomi rumah tangga, dan pendidikan karakter. Ardiansyah menilai penguatan PKK sangat penting untuk mendukung visi pembangunan Kutim yang ingin membentuk masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Berbagai capaian seperti posyandu yang semakin aktif, UMKM keluarga yang berkembang, dan kegiatan dasa wisma yang berjalan rutin menunjukkan bahwa PKK punya potensi besar untuk memperluas peran dan dampaknya di masyarakat.
Ardiansyah juga meminta OPD yang bekerja di bidang keluarga, perempuan, dan pemberdayaan masyarakat agar menyelaraskan program mereka dengan PKK. Ia menegaskan bahwa anggaran sudah tersedia di semua tingkat pemerintahan, sehingga koordinasi harus lebih jelas dan tepat sasaran..
Ia menyebut, kerja sama antara pemerintah dan PKK penting agar program tidak berjalan sendiri-sendiri dan hasilnya bisa lebih terasa bagi masyarakat.
"Kita akan memperkuat koordinasi di semua tingkat, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa, dan menjadi contoh dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya,” tutupnya.
Bupati mendorong kader PKK untuk aktif menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pencegahan kekerasan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan keluarga, dan peningkatan keterampilan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menekankan perlunya penguatan peran PKK di seluruh jenjang sebagai upaya strategis menekan kasus kekerasan dalam keluarga dan kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di banyak kecamatan di Kutim.
Ia menilai PKK memiliki peran langsung ke masyarakat dan dapat menjadi bagian penting dalam pencegahan berbagai persoalan sosial di tingkat keluarga.
“Jika peran PKK di semua tingkat dapat dimaksimalkan, persoalan-persoalan yang muncul di masyarakat bisa kita atasi satu per satu,” ujar Ardiansyah
Ia menambahkan, PKK selama ini menjalankan banyak program yang langsung menyentuh kebutuhan keluarga, seperti kesehatan, ekonomi rumah tangga, dan pendidikan karakter. Ardiansyah menilai penguatan PKK sangat penting untuk mendukung visi pembangunan Kutim yang ingin membentuk masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Berbagai capaian seperti posyandu yang semakin aktif, UMKM keluarga yang berkembang, dan kegiatan dasa wisma yang berjalan rutin menunjukkan bahwa PKK punya potensi besar untuk memperluas peran dan dampaknya di masyarakat.
Ardiansyah juga meminta OPD yang bekerja di bidang keluarga, perempuan, dan pemberdayaan masyarakat agar menyelaraskan program mereka dengan PKK. Ia menegaskan bahwa anggaran sudah tersedia di semua tingkat pemerintahan, sehingga koordinasi harus lebih jelas dan tepat sasaran..
Ia menyebut, kerja sama antara pemerintah dan PKK penting agar program tidak berjalan sendiri-sendiri dan hasilnya bisa lebih terasa bagi masyarakat.
"Kita akan memperkuat koordinasi di semua tingkat, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa, dan menjadi contoh dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya,” tutupnya.
Bupati mendorong kader PKK untuk aktif menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pencegahan kekerasan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan keluarga, dan peningkatan keterampilan.
(Sf/Rs)