Cari disini...
Seputar Kaltim
Bantaran Sungai Karang Mumus di dekat Taman Cerdas yang diberi cairan eco enzyme oleh DLH Samarinda, Sabtu (2/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda lakukan aksi bersih lingkungan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), tepatnya di dekat Taman Cerdas, Jalan S Parman, Kota Samarinda, Sabtu (2/3/2024).
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari lalu.
Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3), Boy Leonardo Sianipar mengaku kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban DLH dalam menyuarakan semangat pengelolaan sampah di Samarinda.
Terlebih tema yang di angkat tahun ini adalah ‘Atasi Sampah Plastik dengan Cara yang Produktif’.
Selain membersihkan sungai dari sampah, dilakukan juga penumpahan cairan eco enzyme ke sungai. Cairan itu untuk membersihkan dan mengembalikan unsur kehidupan di dalam sungai yang tercemar.
Boy mengatakan secara persentase tak memberikan dampak yang signifikan, tapi tetap menjadi langkah awal yang baik dalam memperbaiki ekosistem yang sempat rusak.
“Selain pemungutan sampah, ada juga penumpahan cairan Eco Enzyme. Sebenarnya cairan sendiri itu tercipta dari sampah organik yang dikelola dan dicampur dengan molase atau kita sebut itu gula aren yang difermentasi,” kata Boy.
Lebih lanjut, ia mengaku terkejut dan senang melihat antusiasme para pegiat lingkungan dan mahasiswa yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Boy pun berkeinginan untuk mengadakan kegiatan bersih lingkungan seperti ini secara rutin.
“Jadi kami rasa kegiatan-kegiatan seperti ini itu sangat berkaitan erat dengan pengelolaan sampah, terutama di Kota Samarinda. Apa yang pemerintah lakukan dapat memotivasi banyaknya teman-teman untuk mencoba mengelola sampah dengan tujuan melestarikan lingkungan,” ujarnya.
DLH bersama peserta yang datang mengumpulkan sampah hingga mencapai dua truk dengan berat kurang lebih satu ton. Kegiatan itu dimulai pukul 07.00 WITA sampai pukul 11.00 WITA.
Boy berharap dengan kegiatan yang telah dilakukan bersama dengan pihak lain, baik internal maupun eksternal dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan di Kota Samarinda.
(sf/by)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bantaran Sungai Karang Mumus di dekat Taman Cerdas yang diberi cairan eco enzyme oleh DLH Samarinda, Sabtu (2/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda lakukan aksi bersih lingkungan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), tepatnya di dekat Taman Cerdas, Jalan S Parman, Kota Samarinda, Sabtu (2/3/2024).
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari lalu.
Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3), Boy Leonardo Sianipar mengaku kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban DLH dalam menyuarakan semangat pengelolaan sampah di Samarinda.
Terlebih tema yang di angkat tahun ini adalah ‘Atasi Sampah Plastik dengan Cara yang Produktif’.
Selain membersihkan sungai dari sampah, dilakukan juga penumpahan cairan eco enzyme ke sungai. Cairan itu untuk membersihkan dan mengembalikan unsur kehidupan di dalam sungai yang tercemar.
Boy mengatakan secara persentase tak memberikan dampak yang signifikan, tapi tetap menjadi langkah awal yang baik dalam memperbaiki ekosistem yang sempat rusak.
“Selain pemungutan sampah, ada juga penumpahan cairan Eco Enzyme. Sebenarnya cairan sendiri itu tercipta dari sampah organik yang dikelola dan dicampur dengan molase atau kita sebut itu gula aren yang difermentasi,” kata Boy.
Lebih lanjut, ia mengaku terkejut dan senang melihat antusiasme para pegiat lingkungan dan mahasiswa yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Boy pun berkeinginan untuk mengadakan kegiatan bersih lingkungan seperti ini secara rutin.
“Jadi kami rasa kegiatan-kegiatan seperti ini itu sangat berkaitan erat dengan pengelolaan sampah, terutama di Kota Samarinda. Apa yang pemerintah lakukan dapat memotivasi banyaknya teman-teman untuk mencoba mengelola sampah dengan tujuan melestarikan lingkungan,” ujarnya.
DLH bersama peserta yang datang mengumpulkan sampah hingga mencapai dua truk dengan berat kurang lebih satu ton. Kegiatan itu dimulai pukul 07.00 WITA sampai pukul 11.00 WITA.
Boy berharap dengan kegiatan yang telah dilakukan bersama dengan pihak lain, baik internal maupun eksternal dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan di Kota Samarinda.
(sf/by)