Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus mematangkan realisasi program pendidikan gratis yang menjadi salah satu janji kampanye.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memastikan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) terkait program tersebut telah rampung dan siap disahkan.
"Pergub sudah jadi, tinggal kita revisi sedikit draftnya dan ditandatangani Pak Gubernur. Kemudian, Insyaallah kalau memang sudah selesai semua, dalam waktu dekat ini kita sudah mulai jalankan," ujar Seno Aji saat ditemui di Samarinda, Senin (3/3/2025) pagi.
Seno Aji menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi data calon penerima program pendidikan gratis.
Proses verifikasi ini penting untuk memastikan program tepat sasaran dan hanya diberikan kepada mereka yang berhak.
"Anak-anak sudah diverifikasi mana yang berhak dapat, mana yang belum berhak dapat. Oleh karena itu, proses verifikasi belum selesai. Maka yang sudah terverifikasi, maka kita akan jalankan, sambil menunggu verifikasi-verifikasi yang lain," jelasnya.
Ia menargetkan, proses verifikasi dapat diselesaikan dalam waktu 3-4 bulan ke depan. Dengan demikian, seluruh calon penerima manfaat dapat segera menikmati program pendidikan gratis.
Seno Aji menegaskan, tidak ada perubahan dalam kuota penerima program pendidikan gratis.
"Tidak ada perubahan apapun (soal kuota yang diberikan). Jadi memang target kita adalah SMA-SMK negeri swasta terlebih dahulu, kemudian adalah S1, S2, dan S3," tegasnya.
Pengesahan Pergub ini, kata Seno Aji, merupakan bentuk penegasan pemerintah kepada masyarakat yang masih ragu terhadap komitmen mereka dalam merealisasikan program pendidikan gratis.
"Pergub yang akan disahkan ini sebagai bentuk penegasan terhadap orang-orang yang masih ragu-ragu," ujarnya.
Seno Aji mengungkapkan, dari total calon penerima manfaat yang diperkirakan mencapai 80 ribu orang, sekitar 8 ribu di antaranya telah terverifikasi. Proses verifikasi akan dilakukan secara bertahap, dengan tahap kedua dijadwalkan pada bulan depan.
"Kalau tidak salah hampir 80 ribu, tapi yang jelas sekitar ada 8 ribu yang sudah terverifikasi, tahap kedua bulan depan dan berikutnya," ungkapnya.
Untuk siswa SMA dan SMK, program pendidikan gratis ini mencakup pembebasan biaya sekolah, serta pemberian seragam dan buku secara gratis.
"Kalau untuk tingkat SMA dan SMK, itu nanti akan mendapatkan seragam gratis, buku gratis, dan biaya sekolah gratis," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus mematangkan realisasi program pendidikan gratis yang menjadi salah satu janji kampanye.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memastikan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) terkait program tersebut telah rampung dan siap disahkan.
"Pergub sudah jadi, tinggal kita revisi sedikit draftnya dan ditandatangani Pak Gubernur. Kemudian, Insyaallah kalau memang sudah selesai semua, dalam waktu dekat ini kita sudah mulai jalankan," ujar Seno Aji saat ditemui di Samarinda, Senin (3/3/2025) pagi.
Seno Aji menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi data calon penerima program pendidikan gratis.
Proses verifikasi ini penting untuk memastikan program tepat sasaran dan hanya diberikan kepada mereka yang berhak.
"Anak-anak sudah diverifikasi mana yang berhak dapat, mana yang belum berhak dapat. Oleh karena itu, proses verifikasi belum selesai. Maka yang sudah terverifikasi, maka kita akan jalankan, sambil menunggu verifikasi-verifikasi yang lain," jelasnya.
Ia menargetkan, proses verifikasi dapat diselesaikan dalam waktu 3-4 bulan ke depan. Dengan demikian, seluruh calon penerima manfaat dapat segera menikmati program pendidikan gratis.
Seno Aji menegaskan, tidak ada perubahan dalam kuota penerima program pendidikan gratis.
"Tidak ada perubahan apapun (soal kuota yang diberikan). Jadi memang target kita adalah SMA-SMK negeri swasta terlebih dahulu, kemudian adalah S1, S2, dan S3," tegasnya.
Pengesahan Pergub ini, kata Seno Aji, merupakan bentuk penegasan pemerintah kepada masyarakat yang masih ragu terhadap komitmen mereka dalam merealisasikan program pendidikan gratis.
"Pergub yang akan disahkan ini sebagai bentuk penegasan terhadap orang-orang yang masih ragu-ragu," ujarnya.
Seno Aji mengungkapkan, dari total calon penerima manfaat yang diperkirakan mencapai 80 ribu orang, sekitar 8 ribu di antaranya telah terverifikasi. Proses verifikasi akan dilakukan secara bertahap, dengan tahap kedua dijadwalkan pada bulan depan.
"Kalau tidak salah hampir 80 ribu, tapi yang jelas sekitar ada 8 ribu yang sudah terverifikasi, tahap kedua bulan depan dan berikutnya," ungkapnya.
Untuk siswa SMA dan SMK, program pendidikan gratis ini mencakup pembebasan biaya sekolah, serta pemberian seragam dan buku secara gratis.
"Kalau untuk tingkat SMA dan SMK, itu nanti akan mendapatkan seragam gratis, buku gratis, dan biaya sekolah gratis," pungkasnya.
(Sf/Rs)