Seputar Kaltim

    Pergi Pindahkan Sapi, Warga Kuaro Ditemukan Tewas Tersangkut di Sungai

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    18 Mei 2026 pukul 14:20 WITA

    Proses evakuasi korban tenggelam di Kelurahan Kuaro. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Seorang warga berinisial GS (36) ditemukan meninggal dunia tersangkut di pinggiran aliran sungai. Korban diketahui warga Dusun Sei Riye RT 16 Kelurahan Kuaro. 

    Korban dilaporkan tidak pulang setelah pergi memindahkan sapi di area perkebunan sawit  pada Sabtu (16/5/2026). 

    Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan setelah mendapatkan informasi pihaknya bergegas ke lokasi kejadian bersama warga sekitar untuk melakukan pencarian terhadap korban.

    "Ketika mendapat informasi tim segera turun ke lapangan untuk melakukan pencarian korban," kata AKBP Novy Adi Wibowo, Senin (18/5/2026).

    Polsek Kuaro yang diturunkan ke lapangan bersama warga sempat terkejut karena di lokasi kejadian hanya menemukan sapi dan sepeda motor milik korban di seberang sungai.

    Tim bersama warga melakukan pencarian hingga malam hari. Ketika dirasa sudah tidak kondusif di lapangan, tim memutuskan untuk kembali melakukan pencarian pada Minggu (17/5/2026) pagi.

    "Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian tersangkut di pinggiran aliran sungai sekitar pukul 08.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia," tambahnya.

    Pihaknya menduga, korban tenggelam saat menyeberangi sungai dalam kondisi hujan deras. Ketika dilakukan pemeriksaan di puskesmas, pihak medis juga tidak ada menemukan indikasi yang mengarah kepada kekerasan.

    Pihak keluarga korban akhirnya menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pergi Pindahkan Sapi, Warga Kuaro Ditemukan Tewas Tersangkut di Sungai

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    18 Mei 2026 pukul 14:20 WITA

    Proses evakuasi korban tenggelam di Kelurahan Kuaro. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Seorang warga berinisial GS (36) ditemukan meninggal dunia tersangkut di pinggiran aliran sungai. Korban diketahui warga Dusun Sei Riye RT 16 Kelurahan Kuaro. 

    Korban dilaporkan tidak pulang setelah pergi memindahkan sapi di area perkebunan sawit  pada Sabtu (16/5/2026). 

    Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan setelah mendapatkan informasi pihaknya bergegas ke lokasi kejadian bersama warga sekitar untuk melakukan pencarian terhadap korban.

    "Ketika mendapat informasi tim segera turun ke lapangan untuk melakukan pencarian korban," kata AKBP Novy Adi Wibowo, Senin (18/5/2026).

    Polsek Kuaro yang diturunkan ke lapangan bersama warga sempat terkejut karena di lokasi kejadian hanya menemukan sapi dan sepeda motor milik korban di seberang sungai.

    Tim bersama warga melakukan pencarian hingga malam hari. Ketika dirasa sudah tidak kondusif di lapangan, tim memutuskan untuk kembali melakukan pencarian pada Minggu (17/5/2026) pagi.

    "Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian tersangkut di pinggiran aliran sungai sekitar pukul 08.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia," tambahnya.

    Pihaknya menduga, korban tenggelam saat menyeberangi sungai dalam kondisi hujan deras. Ketika dilakukan pemeriksaan di puskesmas, pihak medis juga tidak ada menemukan indikasi yang mengarah kepada kekerasan.

    Pihak keluarga korban akhirnya menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

    (Sf/Lo)