Seputar Kaltim

    Perebutan Kursi Pimpinan DPRD Kaltim Makin Sengit

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 September 2024 pukul 19:03 WITA

    Para anggota DPRD Kaltim yang dilantik, fraksi masih perbincangkan ketua DPRD Kaltim. (Foto: DPRD Kaltim)

    Samarinda - Proses perebutan kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024-2029 semakin memanas. 

    Sejumlah partai politik pengusung telah mulai mengerucutkan nama-nama calon yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing partai.

    Seperti diketahui, berdasarkan kesepakatan koalisi, kursi Ketua DPRD Kaltim akan diduduki oleh kader Partai Golkar, sementara posisi Wakil Ketua akan diisi oleh perwakilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

    Fraksi Golkar, yang berhak atas kursi Ketua DPRD, masih melakukan proses penjaringan internal. "Kami sedang melakukan rapat pleno untuk menentukan siapa di antara 15 anggota DPRD Kaltim dari fraksi kami yang paling layak untuk diusulkan ke DPP," ujar Muhammad Husni Fahruddin, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Golkar.

    Beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan dalam penjaringan ini antara lain perolehan suara terbanyak pada Pemilu lalu, jabatan struktural di partai, kemampuan kepemimpinan, serta rekam jejak yang bersih.

    Berbeda dengan Golkar, Fraksi PKB sudah lebih dulu menentukan nama calon Wakil Ketua DPRD Kaltim. "Sesuai dengan keputusan Ketua DPW PKB Kaltim, kursi Wakil Ketua akan diberikan kepada anggota dewan dengan perolehan suara terbanyak, yaitu Ibu Yenni Eviliana," tegas Selamat, perwakilan Fraksi PKB.

    Fraksi Gerindra juga telah menyiapkan tiga nama calon yang akan diusulkan ke DPP, yakni Agus Suwandi, Ekti Imanuel, dan Achmed Reza Fachlevi. "Proses penentuan final akan dilakukan di tingkat DPP," ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji.

    Sementara itu, Fraksi PDI-P masih akan menggelar rapat pleno untuk menentukan calon Wakil Ketua DPRD Kaltim. 

    "Kami akan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk perolehan suara dan jabatan struktural di partai. Biasanya, posisi-posisi penting di DPD PDI-P Kaltim akan diprioritaskan," jelas Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI-P Kaltim. Dengan demikian, nama Ananda Emira Moeis berpotensi besar untuk masuk dalam bursa calon Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Fraksi PDI-P.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Perebutan Kursi Pimpinan DPRD Kaltim Makin Sengit

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 September 2024 pukul 19:03 WITA

    Para anggota DPRD Kaltim yang dilantik, fraksi masih perbincangkan ketua DPRD Kaltim. (Foto: DPRD Kaltim)

    Samarinda - Proses perebutan kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024-2029 semakin memanas. 

    Sejumlah partai politik pengusung telah mulai mengerucutkan nama-nama calon yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing partai.

    Seperti diketahui, berdasarkan kesepakatan koalisi, kursi Ketua DPRD Kaltim akan diduduki oleh kader Partai Golkar, sementara posisi Wakil Ketua akan diisi oleh perwakilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

    Fraksi Golkar, yang berhak atas kursi Ketua DPRD, masih melakukan proses penjaringan internal. "Kami sedang melakukan rapat pleno untuk menentukan siapa di antara 15 anggota DPRD Kaltim dari fraksi kami yang paling layak untuk diusulkan ke DPP," ujar Muhammad Husni Fahruddin, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Golkar.

    Beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan dalam penjaringan ini antara lain perolehan suara terbanyak pada Pemilu lalu, jabatan struktural di partai, kemampuan kepemimpinan, serta rekam jejak yang bersih.

    Berbeda dengan Golkar, Fraksi PKB sudah lebih dulu menentukan nama calon Wakil Ketua DPRD Kaltim. "Sesuai dengan keputusan Ketua DPW PKB Kaltim, kursi Wakil Ketua akan diberikan kepada anggota dewan dengan perolehan suara terbanyak, yaitu Ibu Yenni Eviliana," tegas Selamat, perwakilan Fraksi PKB.

    Fraksi Gerindra juga telah menyiapkan tiga nama calon yang akan diusulkan ke DPP, yakni Agus Suwandi, Ekti Imanuel, dan Achmed Reza Fachlevi. "Proses penentuan final akan dilakukan di tingkat DPP," ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji.

    Sementara itu, Fraksi PDI-P masih akan menggelar rapat pleno untuk menentukan calon Wakil Ketua DPRD Kaltim. 

    "Kami akan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk perolehan suara dan jabatan struktural di partai. Biasanya, posisi-posisi penting di DPD PDI-P Kaltim akan diprioritaskan," jelas Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI-P Kaltim. Dengan demikian, nama Ananda Emira Moeis berpotensi besar untuk masuk dalam bursa calon Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Fraksi PDI-P.

    (Sf/Rs)