Seputar Kaltim

    Perdana, Bontang Ekspor 15 Ton Rumput Laut ke India Senilai USD 2.600

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    29 Agustus 2025 pukul 16:55 WITA

    Pelepasan ekspor rumput laut Bontang ke negara India. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Kota Bontang untuk pertama kalinya mengekspor rumput laut ke India dengan total 15 ton senilai USD 2.600. Ekspor komoditas laut tersebut dilakukan oleh PT Borneo Ocean Naul.

    Pimpinan PT Borneo Ocean Nauly, Hardis Kristian menjelaskan bahwa sebelum memilih Bontang, pihaknya pernah membudidayakan rumput laut di Balikpapan dan Samboja. Tetapi kondisi laut yang tidak sehat menyebabkan kegagalan panen.

    Namun, setelah akhirnya melakukan budi daya rumput laut di Bontang, hasilnya sangat baik. Sebab kualitas perairan Bontang yang masih terjaga.

    “Perairan Bontang relatif lebih sehat, sehingga budi daya rumput laut di sini lebih berhasil,” ujarnya, Jumat (29/82025).

    Meski demikian, masih ada beberapa titik yang perairannya berminyak dan ini menjadi kendala tumbuh kembangnya rumput laut. Hal ini pun masih menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya. 

    Walau demikian, ia bersyukur hasil budi daya yang ada sudah dapat menghasilkan dan dapat diekspor ke mancanegara. “Ada beberapa titik perairan yang berminyak, tapi selebihnya tidak masalah,” kata dia.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan ini merupakan bukti nyata potensi kelautan Bontang, khususnya sektor budi daya rumput laut yang telah memiliki daya saing global.

    Atas capaian tersebut Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada PT Borneo Ocean Nauly yang berhasil memasarkan produk rumput laut Bontang hingga ke luar negeri.

    “Ke depan kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ekspor melalui perbaikan perizinan, penyediaan infrastruktur, serta pembinaan kualitas produk,” ujar Agus Haris.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Perdana, Bontang Ekspor 15 Ton Rumput Laut ke India Senilai USD 2.600

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    29 Agustus 2025 pukul 16:55 WITA

    Pelepasan ekspor rumput laut Bontang ke negara India. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Kota Bontang untuk pertama kalinya mengekspor rumput laut ke India dengan total 15 ton senilai USD 2.600. Ekspor komoditas laut tersebut dilakukan oleh PT Borneo Ocean Naul.

    Pimpinan PT Borneo Ocean Nauly, Hardis Kristian menjelaskan bahwa sebelum memilih Bontang, pihaknya pernah membudidayakan rumput laut di Balikpapan dan Samboja. Tetapi kondisi laut yang tidak sehat menyebabkan kegagalan panen.

    Namun, setelah akhirnya melakukan budi daya rumput laut di Bontang, hasilnya sangat baik. Sebab kualitas perairan Bontang yang masih terjaga.

    “Perairan Bontang relatif lebih sehat, sehingga budi daya rumput laut di sini lebih berhasil,” ujarnya, Jumat (29/82025).

    Meski demikian, masih ada beberapa titik yang perairannya berminyak dan ini menjadi kendala tumbuh kembangnya rumput laut. Hal ini pun masih menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya. 

    Walau demikian, ia bersyukur hasil budi daya yang ada sudah dapat menghasilkan dan dapat diekspor ke mancanegara. “Ada beberapa titik perairan yang berminyak, tapi selebihnya tidak masalah,” kata dia.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan ini merupakan bukti nyata potensi kelautan Bontang, khususnya sektor budi daya rumput laut yang telah memiliki daya saing global.

    Atas capaian tersebut Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada PT Borneo Ocean Nauly yang berhasil memasarkan produk rumput laut Bontang hingga ke luar negeri.

    “Ke depan kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ekspor melalui perbaikan perizinan, penyediaan infrastruktur, serta pembinaan kualitas produk,” ujar Agus Haris.

    (Sf/Lo)