Cari disini...
Seputar Kaltim
Titik baru turap yang runtuh di RT 2 Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kerusakan turap yang terjadi di bantaran sungai RT 2 Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang semakin membuat masyarakat resah.
Alasannya, buaya seringkali masuk ke pekarang rumah warga melewati turap rusak ambruk tersebut.
Ketua RT 02 Guntung, Syaiful mengaku baru mendapatkan laporan dari warga yang resah akibat adanya buaya naik ke pekarangan rumahnya.
Ini dikhawatirkan membahayakan masyarakat sekitar karena daerah di sana merupakan habitat predator tersebut.
“Masyarakat takut karena sudah pernah ada kejadian sebelumnya, masyarakat diserang buaya,” ungkapnya, Sabtu (11/1/2025).
Warga juga mengeluhkan air yang masuk ke pekarangan rumah mereka setiap kali air sungai meluap. Apalagi ada titik baru turap yang telah runtuh, yakni di jalan menuju rumah Pak Ambo, sosok yang viral di youtube karena kontennya bersama buaya Riska.
“Rumah warga ini 'kan mepet dengan sungai, kalau air naik kasihan mereka susah kemana-mana,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dapat segera mengambil langkah untuk memperbaiki kerusakan turap tersebut. “Sudah lama kami usulkan ke pemerintah, tapi belum ada kepastian kapan diperbaiki,” keluhnya.
Lurah Guntung, Denny Febrian mengatakan telah mengusulkan perbaikan turap di RT 12 agar masuk program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Guntung, Jumat (10/1/2025).
“Rencananya tahun depan sekalian sama jalan di bantaran sungai,” ucap Febri.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Titik baru turap yang runtuh di RT 2 Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kerusakan turap yang terjadi di bantaran sungai RT 2 Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang semakin membuat masyarakat resah.
Alasannya, buaya seringkali masuk ke pekarang rumah warga melewati turap rusak ambruk tersebut.
Ketua RT 02 Guntung, Syaiful mengaku baru mendapatkan laporan dari warga yang resah akibat adanya buaya naik ke pekarangan rumahnya.
Ini dikhawatirkan membahayakan masyarakat sekitar karena daerah di sana merupakan habitat predator tersebut.
“Masyarakat takut karena sudah pernah ada kejadian sebelumnya, masyarakat diserang buaya,” ungkapnya, Sabtu (11/1/2025).
Warga juga mengeluhkan air yang masuk ke pekarangan rumah mereka setiap kali air sungai meluap. Apalagi ada titik baru turap yang telah runtuh, yakni di jalan menuju rumah Pak Ambo, sosok yang viral di youtube karena kontennya bersama buaya Riska.
“Rumah warga ini 'kan mepet dengan sungai, kalau air naik kasihan mereka susah kemana-mana,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dapat segera mengambil langkah untuk memperbaiki kerusakan turap tersebut. “Sudah lama kami usulkan ke pemerintah, tapi belum ada kepastian kapan diperbaiki,” keluhnya.
Lurah Guntung, Denny Febrian mengatakan telah mengusulkan perbaikan turap di RT 12 agar masuk program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Guntung, Jumat (10/1/2025).
“Rencananya tahun depan sekalian sama jalan di bantaran sungai,” ucap Febri.
(Sf/By)