Cari disini...
Seputar Kaltim
Dalam tahap pengaspalan lanjutan Jalan Suryanata diberlakukan satu jalur oleh Dishub, sebelah kanan masih bisa dilalui oleh kendaraan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Perbaikan Jalan Suryanata mulai dilakukan pada Sabtu (8/7/2023) hari ini dan akan berakhir pada 14 hari ke depan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda pun berlakukan penutupan jalan dan peralihan lalu lintas, khususnya kepada kendaraan besar.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani memberikan beberapa opsi jalan untuk menghindari kemacetan yang terjadi di Suryanata.
"Jalan Suryanata ini sebagai jalan aktif, sehingga dalam hal ini pemberlakuan hanya satu jalur. Sisanya nanti pengguna jalan yang bermuatan besar bisa melawati jalur lain," ungkapnya.
Didi Zulyani menyebut jika kendaraan muatan besar tersebut dari arah Tenggarong bisa melewati Jalan Nusyirwan I dan II atau melintasi tanjakan RS SMC Jalan Kadrie Oening.
"Jalan yang ditutup ini dari masjid hingga pertigaan RS SMC itu, jadi bisa aja masih gunakan dua jalan tersebut," jelasnya.
Pihaknya menutup jalan tersebut sesuai dengan jadwal yang ditentukan. "Kami akan lakukan pengalihan jalan sesuai jadwal yang ditentukan oleh kontraktor," bebernya.
Nantinya, lanjut dia, selama peningkatan jalan berlangsung. Dishub Samarinda akan menempatkan personel untuk berpatroli dan berjaga selama 24 jam.
"Pihak kita berjaga di dua titik, yakni arah Jalan Suryanata dan sebaliknyaa gar kendaraan kendaraan besar nggak masuk di situ untuk mencegah kemacetan," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Dalam tahap pengaspalan lanjutan Jalan Suryanata diberlakukan satu jalur oleh Dishub, sebelah kanan masih bisa dilalui oleh kendaraan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Perbaikan Jalan Suryanata mulai dilakukan pada Sabtu (8/7/2023) hari ini dan akan berakhir pada 14 hari ke depan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda pun berlakukan penutupan jalan dan peralihan lalu lintas, khususnya kepada kendaraan besar.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani memberikan beberapa opsi jalan untuk menghindari kemacetan yang terjadi di Suryanata.
"Jalan Suryanata ini sebagai jalan aktif, sehingga dalam hal ini pemberlakuan hanya satu jalur. Sisanya nanti pengguna jalan yang bermuatan besar bisa melawati jalur lain," ungkapnya.
Didi Zulyani menyebut jika kendaraan muatan besar tersebut dari arah Tenggarong bisa melewati Jalan Nusyirwan I dan II atau melintasi tanjakan RS SMC Jalan Kadrie Oening.
"Jalan yang ditutup ini dari masjid hingga pertigaan RS SMC itu, jadi bisa aja masih gunakan dua jalan tersebut," jelasnya.
Pihaknya menutup jalan tersebut sesuai dengan jadwal yang ditentukan. "Kami akan lakukan pengalihan jalan sesuai jadwal yang ditentukan oleh kontraktor," bebernya.
Nantinya, lanjut dia, selama peningkatan jalan berlangsung. Dishub Samarinda akan menempatkan personel untuk berpatroli dan berjaga selama 24 jam.
"Pihak kita berjaga di dua titik, yakni arah Jalan Suryanata dan sebaliknyaa gar kendaraan kendaraan besar nggak masuk di situ untuk mencegah kemacetan," pungkasnya.
(Sf/By)